<

Kapolri Pimpin Apel Ojol dan Buruh di Sumsel, Tekankan Pentingnya Jaga Persatuan

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin apel ojek online dan buruh kamtibmas bertajuk “Nyago Bumi Sriwijaya Aman Bae” di Stadion Bumi Sriwijaya, Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (8/3). Dalam kesempatan itu, Kapolri menekankan pentingnya menjaga persatuan serta stabilitas nasional di tengah dinamika global.

Batam-(NagoyaPos.Com) – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin apel ojek online (ojol) dan buruh kamtibmas bertajuk “Nyago Bumi Sriwijaya Aman Bae” di Stadion Bumi Sriwijaya, Kota Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (8/3).

Dalam kegiatan tersebut, Kapolri menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa serta stabilitas nasional di tengah dinamika situasi global yang saat ini terus memanas.

Menurut Sigit, kondisi global yang tidak menentu berpotensi berdampak pada situasi di dalam negeri. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk buruh dan komunitas ojek online, untuk terus menjaga kebersamaan dan tidak mudah terprovokasi.

“Oleh karena itu, dalam situasi seperti ini dibutuhkan kekuatan seluruh elemen bangsa, termasuk buruh dan komunitas ojek online, untuk terus bersatu padu menjaga persatuan dan kesatuan, tidak mudah terprovokasi, serta bersama-sama mengawal stabilitas nasional,” ujar Sigit.

Sigit menegaskan, buruh dan pengemudi ojek online memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas perekonomian nasional.

Menurutnya, buruh merupakan penggerak utama roda produksi yang menopang aktivitas industri serta pembangunan ekonomi nasional.

“Sementara itu, pengemudi ojek online berperan sebagai penghubung antara UMKM dan konsumen sehingga mendorong perputaran ekonomi, khususnya pada sektor menengah ke bawah,” jelasnya.

Lebih lanjut, Sigit mengatakan pemerintah terus berupaya meningkatkan kesejahteraan buruh, di antaranya melalui penyesuaian Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026, penguatan Program Jaminan Kehilangan Pekerjaan, serta memastikan manfaat jaminan kecelakaan kerja dapat diakses secara optimal.

Selain itu, Polri juga menyediakan akses layanan kesehatan melalui Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendukung pelayanan kesehatan bagi buruh maupun pengemudi ojek online.

Ia juga memastikan penguatan Desk Ketenagakerjaan Polri di tingkat Polda hingga Polres untuk membantu menyelesaikan permasalahan hubungan industrial.

“Sehingga permasalahan hubungan industrial dan ketenagakerjaan dapat diselesaikan dengan cepat dan tepat,” katanya.

Di sisi lain, untuk meningkatkan perlindungan bagi pengemudi ojek online dari tindak kejahatan jalanan, Kapolri juga menginstruksikan kepada jajaran Kapolda agar menyiapkan aplikasi panic button.

“Dalam rangka melindungi ojek online yang berpotensi menjadi korban kejahatan seperti begal, saya meminta Kapolda segera mempersiapkan aplikasi panic button agar para pengemudi ojol dapat lebih aman saat bekerja di jalan,” tutupnya. (*)

 

 

Reporter : RY

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *