<

Mukjizat di Laut Batam! Kru Tugboat Mega Bertahan 38 Jam di Kapal Terbalik, Ditemukan Masih Hidup

Mukjizat di Laut Batam! Kru Tugboat Mega Bertahan 38 Jam di Kapal Terbalik, Ditemukan Masih Hidup
Tim SAR sedang mengevakuasi kru ABK Tugboat Mega, Yusuf yang selamat (tim sar)

Batam, Nagoyapos.com – Peristiwa dramatis terjadi di perairan galangan kapal PT ASL Shipyard, Tanjunguncang, Batuaji, Batam. Seorang kru kapal tugboat Mega, Yusuf Tankin, akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat setelah bertahan sekitar 38 jam di dalam kapal yang terbalik.

Kisah penyelamatan tersebut langsung mengundang perhatian karena korban berhasil bertahan hidup dalam kondisi yang sangat sulit di dalam badan kapal. Yusuf diketahui terjebak sejak insiden terjadi pada Jumat sore hingga akhirnya berhasil dievakuasi pada Minggu pagi.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadisnakertrans) Kepulauan Riau, Diky Wijaya, menyebut keselamatan Yusuf sebagai peristiwa yang luar biasa.

“Korban yang tertinggal alhamdulillah masih hidup. Jadi korban meninggal dunia menjadi tiga orang. Mukjizat, korban masih sadar,” ujarnya singkat melalui pesan WhatsApp.

Sementara itu, tim penyelamat masih terus melakukan penyisiran di dalam badan kapal yang terbalik menggunakan metode penyelaman untuk memastikan tidak ada korban lain yang tertinggal di dalam kapal.

Ditemukan di Bagian Dalam Kapal

Komandan Pos Basarnas Batam, Dedius, menjelaskan bahwa Yusuf akhirnya berhasil ditemukan oleh tim penyelam setelah melakukan pencarian di bagian dalam kapal.

“Korban berhasil dievakuasi sekitar pukul 05.20 WIB dari kamar mesin kapal,” kata Dedius saat dikonfirmasi.

Menurutnya, proses pencarian di dalam kapal dilakukan oleh tim penyelam dari pihak PT ASL Shipyard. Setelah korban ditemukan, tim langsung mengevakuasi Yusuf ke daratan untuk mendapatkan penanganan medis di RS Mutiara Aini Batam.

“Kondisinya stabil, hanya saja korban mengalami sesak napas akibat terpapar tumpahan bahan bakar,” jelasnya.

Jika dihitung sejak kapal mengalami kecelakaan hingga proses penyelamatan, Yusuf diperkirakan bertahan selama sekitar 38 jam di dalam kapal. Tugboat Mega diketahui terbalik pada Jumat (6/3/2026) sekitar pukul 15.00 WIB, sementara korban baru berhasil ditemukan dan dievakuasi pada Minggu pukul 05.20 WIB.

Sebelumnya, insiden tersebut terjadi ketika tugboat Mega sedang membantu proses sandar sebuah kapal tanker di perairan galangan kapal PT ASL Shipyard.

Namun secara tiba-tiba kapal tugboat tersebut terbalik sehingga menyebabkan sejumlah kru kapal terjebak di dalamnya.

Dalam peristiwa tersebut, tiga kru kapal dilaporkan meninggal dunia. Ketiganya yakni Abdul Rahman, Guntur Pardede, dan Jhonson Bartuahman Damanik.

Sementara satu kru lainnya berhasil selamat setelah ditemukan mengapung di laut saat proses evakuasi awal berlangsung.

Insiden ini menjadi perhatian berbagai pihak dan diharapkan menjadi evaluasi penting terkait standar keselamatan kerja dalam aktivitas operasional kapal di kawasan galangan kapal Batam. (r)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *