Batam, Nagoyapos – Menjelang arus mudik Idulfitri 2026, sejumlah warga Batam, Kepulauan Riau, mulai mengeluhkan sulitnya mendapatkan tiket kapal feri ke berbagai daerah di Riau dan Kepulauan Riau. Tingginya permintaan membuat ketersediaan tiket di sejumlah agen penjualan semakin menipis.
Salah seorang warga Batam, Hendra, mengaku kesulitan mendapatkan tiket kapal tujuan Selatpanjang untuk keberangkatan pada 17 hingga 21 Maret 2026. Ia khawatir tidak bisa pulang kampung tepat waktu jika tiket terus sulit diperoleh.
“Saya sudah coba cari tiket, tapi di beberapa agen katanya sudah habis untuk tanggal yang saya mau. Mau pulang kampung jadi agak khawatir kalau tidak dapat tiket,” ujar Hendra, Rabu (11/3/2026).
Keluhan serupa juga disampaikan Ardi yang berencana mudik bersama keluarga ke Dumai, Riau. Ia mengaku sudah mengecek ke beberapa agen tiket, namun sebagian besar tiket telah terjual habis.
“Saya rencana sama istri dan anak mudik ke Dumai. Tapi cari tiket sudah pada habis. Mudah-mudahan ada penambahan kapal,” katanya.
Tanggapan Ferry Dumai Express
Sementara itu, Humas Ferry Dumai Express Group di Batam, Asmadi, mengatakan tiket untuk beberapa jadwal keberangkatan dari Batam sebenarnya masih tersedia, namun jumlahnya semakin terbatas.
Menurutnya, untuk keberangkatan pada 17 Maret, ketersediaan tiket tinggal beberapa kursi saja.
“Sampai tadi pagi masih ada. Untuk keberangkatan tanggal 17 perkiraannya tinggal beberapa saja,” ujar Asmadi.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama musim mudik, operator kapal juga telah menyiapkan tambahan armada sebagai cadangan. Saat ini terdapat lima kapal yang dipastikan melayani pelayaran setiap hari dari Batam ke sejumlah daerah tujuan.
“Kami menyiapkan satu kapal sebagai cadangan. Sementara lima kapal sudah dipastikan berlayar. Kapal tambahan ini sebagai persiapan jika terjadi peningkatan penumpang,” jelasnya.
Asmadi juga menjelaskan bahwa kelangkaan tiket yang dirasakan sebagian calon penumpang disebabkan oleh kuota penjualan yang dibatasi di setiap subagen. Misalnya di Pelabuhan Sekupang, beberapa subagen hanya mendapatkan jatah sekitar 30 tiket untuk setiap jadwal keberangkatan.
“Di Sekupang memang ada beberapa subagen, dan mereka biasanya hanya mendapatkan jatah sekitar 30-an tiket. Kemungkinan di agen pusatnya masih tersedia,” katanya.
Meski permintaan tiket meningkat drastis, pihak operator memastikan harga tiket kapal tidak mengalami kenaikan selama periode mudik Lebaran tahun ini. Tarif masih mengikuti harga normal sesuai rute pelayaran.
Sebagai informasi, harga tiket kapal dari Batam menuju beberapa daerah antara lain:
* Batam – Tanjung Balai Karimun sekitar Rp132 ribu
* Batam – Selatpanjang sekitar Rp280 ribu
* Batam – Bengkalis sekitar Rp400 ribuan
* Batam – Dumai sekitar Rp590 ribu
Dengan meningkatnya permintaan tiket menjelang Lebaran, masyarakat yang berencana mudik disarankan untuk segera memesan tiket lebih awal agar tidak kehabisan kursi. (r)


















