Austin, Nagoyapos.com – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, menjalani sesi practice penuh tantangan dalam ajang Moto3 Amerika 2026 di Circuit of the Americas (COTA), Jumat (27/3/2026).
Balapan di sirkuit baru bukan hal mudah bagi rider Honda Team Asia ini. Sama seperti seri sebelumnya di Brasil, Veda harus beradaptasi cepat dengan karakter lintasan yang belum pernah ia jajal sebelumnya.
Veda bahkan baru pertama kali mengenal COTA saat sesi track walk pada Kamis (26/3), sebelum akhirnya turun langsung dalam sesi free practice dan practice.
Meski begitu, performa Veda menunjukkan peningkatan signifikan. Setelah mencatat waktu 2 menit 15,953 detik di free practice, ia berhasil mempertajam catatannya menjadi 2 menit 14,484 detik saat practice.
Catatan tersebut sempat mengantarkan juara Asia Talent Cup 2023 itu ke posisi kedua pada paruh pertama sesi.
Namun, drama terjadi di paruh kedua. Para pembalap lain mulai mencatatkan waktu lebih cepat, membuat Veda perlahan turun posisi hingga sempat berada di peringkat ke-13.
Situasi semakin menegangkan saat-saat akhir, ketika ia berada di ambang batas 14 besar—posisi aman untuk langsung lolos ke Q2.
Ketegangan memuncak ketika Marco Morelli melesat ke posisi kesembilan, membuat Veda turun ke posisi ke-14.
Beruntung, hingga sesi berakhir tidak ada pembalap lain yang mampu menggeser catatan waktunya. Veda pun bertahan di posisi ke-14 dan memastikan diri lolos langsung ke Q2 tanpa harus melalui Q1.
Hasil ini menjadi modal penting bagi Veda Ega Pratama dalam menghadapi kualifikasi dan balapan Moto3 Amerika 2026, sekaligus membuktikan kemampuannya beradaptasi cepat di sirkuit baru.
Dengan performa yang terus meningkat, peluang Veda untuk mencetak hasil impresif di COTA pun semakin terbuka. (r)
