<
Batam  

Polsek Sekupang dan Batu Ampar Intensifkan Pemantauan, Antisipasi Panic Buying di Batam

Personel Polsek Sekupang dan Batu Ampar saat melakukan pemantauan di SPBU dan pusat perbelanjaan guna mengantisipasi panic buying serta memastikan ketersediaan bahan kebutuhan masyarakat tetap aman, Selasa (31/3).

Batam-(NagoyaPos.Com) – Jajaran Polsek Sekupang dan Polsek Batu Ampar mengintensifkan pemantauan di sejumlah titik keramaian guna mengantisipasi potensi panic buying yang dapat memicu keresahan masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (31/3) ini merupakan langkah preventif untuk memastikan ketersediaan bahan kebutuhan pokok tetap stabil serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.

Di wilayah Sekupang, kegiatan monitoring dipimpin langsung Kapolsek Sekupang Kompol Hippal Tua Sirait, didampingi Kanit Intelkam Ipda Pebriadi bersama personel Unit Intelkam. Sementara di Batu Ampar, pemantauan berada di bawah kendali Kapolsek Kompol Amru Abdullah bersama jajaran Unit Intelkam.

Sejumlah lokasi menjadi fokus pemantauan, mulai dari SPBU, pusat perbelanjaan, bank dan ATM, pangkalan LPG, hingga pasar dan jalur lalu lintas. Di Sekupang, pengawasan dilakukan di SPBU Sungai Harapan, Tiban III, Tiban Lama Vitka, Tanjung Riau, serta pasar basah dan toko grosir. Sedangkan di Batu Ampar, pemantauan mencakup SPBU, kawasan pusat perbelanjaan Jodoh Center, dan sektor perbankan.

Hasil monitoring menunjukkan tidak adanya indikasi panic buying di tengah masyarakat. Aktivitas di SPBU, pusat perbelanjaan, dan layanan perbankan terpantau berjalan normal tanpa lonjakan pembelian signifikan.

“Ketersediaan bahan bakar masih aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat,” demikian hasil pemantauan di lapangan.

Meski demikian, terdapat catatan stok terbatas untuk jenis BBM tertentu, yakni Pertamax Turbo di wilayah Batu Ampar. Namun kondisi tersebut tidak sampai menimbulkan antrean panjang ataupun kepanikan.

Selain itu, aktivitas masyarakat di berbagai titik keramaian juga terpantau tertib. Petugas tidak menemukan adanya penimbunan barang maupun gangguan kamtibmas lainnya.

Pihak kepolisian menegaskan, kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran Polri dalam memberikan rasa aman sekaligus mendeteksi dini potensi gangguan di masyarakat.

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, tidak melakukan pembelian berlebihan, serta tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas kebenarannya. Jika membutuhkan bantuan, masyarakat dapat menghubungi layanan Call Center Polri 110 yang aktif 24 jam. (*)

 

 

 

Reporter : RY

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *