Proyek Jaringan Air Bersih Batam Dimulai 2026, BP Batam Targetkan Distribusi Lebih Merata hingga Bengkong dan Batuampar

Keterangan Foto : Kepala Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam,Ariastuty Sirait

Batam-(NagoyaPos.Com)-Upaya peningkatan layanan air bersih di Batam resmi memasuki tahap pelaksanaan. Badan Pengusahaan Batam memastikan proyek pembangunan jaringan distribusi air minum telah dimulai setelah proses lelang selesai dan kontraktor ditetapkan.

Kepala Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, menyampaikan bahwa saat ini dua paket pekerjaan utama sudah berjalan sesuai kontrak yang ditandatangani pada April 2026.

Example 300x600

Paket pertama mencakup pembangunan jaringan distribusi air minum untuk segmen Central Sukajadi hingga M3G (Awal Bros). Proyek ini dikerjakan oleh PT Riden Jaya Konstruksi dengan nilai kontrak mencapai Rp29,28 miliar. Masa pengerjaan dimulai pada 14 April 2026 dan dijadwalkan selesai pada 10 September 2026.

Sementara itu, paket kedua meliputi pembangunan jaringan distribusi air minum dari Simpang Jam hingga Tangki Ozon dan Bukit Senyum. Proyek ini ditangani oleh PT Persada Nusantara Perdana dengan nilai kontrak sebesar Rp33,63 miliar. Pekerjaan telah dimulai sejak 7 April 2026 dan ditargetkan rampung pada 3 Oktober 2026.

Proyek ini merupakan bagian dari strategi BP Batam untuk memperkuat sistem distribusi air bersih, khususnya di wilayah Bengkong hingga Batuampar yang selama ini masih menghadapi kendala pasokan.

Meski sebelumnya ditargetkan distribusi air mulai berjalan pada Agustus 2026, BP Batam mengakui adanya kemungkinan penyesuaian jadwal. Hal ini disebabkan masa pelaksanaan proyek yang berlangsung hingga September dan Oktober 2026.

Namun demikian, BP Batam menegaskan bahwa kualitas pekerjaan dan keberlanjutan layanan tetap menjadi prioritas utama. Distribusi air bersih direncanakan akan dilakukan secara bertahap setelah proyek selesai.

Dengan adanya proyek ini, diharapkan permasalahan air bersih yang selama ini dikeluhkan masyarakat Batam dapat segera teratasi, sekaligus mendukung pertumbuhan kawasan permukiman dan industri yang terus berkembang.(**)

 

Reporter : RY
Editor      : TJ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *