<
Batam  

Kualitas Udara Batam Masih Buruk Jumat Pagi, AQI 111 dan PM2.5 Tembus 39,67 µg/m³

Kualitas Udara Batam Masih Buruk Jumat Pagi, AQI 111 dan PM2.5 Tembus 39,67 µg/m³
Kulaitas udara Kota Batam pada Jumat (23/10/2026) pagi pukul 07.00 WIB, masih buruk untuk kesehatan (ilustrasi)

Batam, Nagoyapos.com – Warga Kota Batam, Kepulauan Riau, masih perlu mewaspadai kualitas udara pada Jumat (23/10/2026) pagi. Data pemantauan kualitas udara di kawasan Patam menunjukkan indeks kualitas udara atau Air Quality Index (AQI) berada di angka 111 pada pukul 07.11 WIB, dengan kategori buruk berdasarkan skala AQI Amerika Serikat (US AQI).

Konsentrasi partikulat halus PM2.5 tercatat mencapai 39,67 mikrogram per meter kubik (µg/m³), sedangkan PM10 berada di angka 53,16 µg/m³. Meski angka AQI sedikit menurun dibandingkan pemantauan pukul 06.01 WIB, kondisi udara masih perlu menjadi perhatian masyarakat.

AQI Batam Turun, tetapi Kualitas Udara Masih Buruk

Berdasarkan data yang diperbarui pukul 07.11 WIB, AQI Batam tercatat sebesar 111. Angka ini turun dua poin dibandingkan pemantauan sekitar satu jam sebelumnya yang mencapai 113.

Namun, penurunan tersebut belum membuat kualitas udara keluar dari kategori buruk pada skala yang digunakan sumber pemantauan.

Sementara itu, konsentrasi PM2.5 turun dari 40,29 µg/m³ menjadi 39,67 µg/m³. Sebaliknya, PM10 meningkat dari 51,87 µg/m³ menjadi 53,16 µg/m³.

Perubahan tersebut menunjukkan bahwa tingkat polusi dapat berfluktuasi dalam waktu singkat. Karena itu, masyarakat perlu memperhatikan pembaruan data dan tidak hanya mengandalkan satu kali pengukuran.

PM2.5 Batam Capai 2,6 Kali Pedoman Harian WHO

Partikulat PM2.5 menjadi salah satu perhatian utama dalam pemantauan kualitas udara Batam. Partikel berukuran sangat kecil ini dapat masuk jauh ke dalam saluran pernapasan hingga mencapai bagian paru-paru.

Konsentrasi PM2.5 di Patam sebesar 39,67 µg/m³ atau sekitar 2,6 kali pedoman WHO untuk konsentrasi rata-rata harian, yakni 15 µg/m³.

Pedoman tersebut merupakan acuan rata-rata 24 jam, sehingga perbandingan ini tidak berarti bahwa pengukuran sesaat secara langsung setara dengan paparan selama satu hari penuh.

Paparan polusi partikulat dapat memperburuk gangguan pernapasan, terutama pada anak-anak, lansia, serta orang yang memiliki penyakit paru-paru atau jantung.

Cuaca Batam Pagi Ini Sebagian Berawan

Data pemantauan pada pukul 07.11 WIB juga mencatat suhu udara Batam mencapai 28 derajat Celsius, dengan kondisi sebagian berawan.

Kelembapan udara berada di angka 79 persen, sementara kecepatan angin tercatat 3,6 kilometer per jam.

Kondisi cuaca dan pergerakan angin dapat memengaruhi penyebaran polutan. Namun, data tersebut saja belum cukup untuk memastikan penyebab pencemaran udara yang terpantau di Batam.

Warga Diimbau Mengurangi Paparan Polusi

Masyarakat, terutama kelompok sensitif, disarankan membatasi aktivitas fisik berat di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk.

Warga yang harus beraktivitas di luar dapat mempertimbangkan penggunaan respirator yang mampu menyaring partikel halus, seperti N95, serta memantau perkembangan kualitas udara secara berkala.

Jika muncul gejala seperti sesak napas atau keluhan pernapasan yang memburuk, segera cari pertolongan medis.

Data AQI dan konsentrasi polutan dapat berubah sepanjang hari. Pemantauan lanjutan diperlukan untuk mengetahui apakah kualitas udara Batam akan terus membaik atau kembali memburuk.

Catatan: Data dalam berita ini merupakan hasil pemantauan di kawasan Patam, Batam, yang diperbarui pada Jumat, 23 Oktober 2026, pukul 07.11 WIB. Angka tersebut tidak otomatis mewakili kondisi seluruh wilayah Kota Batam.

RM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *