<

Nasib Apes Veda Ega Pratama! Sudah Raih Pole Position, Moto3 Australia 2026 Malah Dibatalkan

Nasib Apes Veda Ega Pratama! Sudah Raih Pole Position, Moto3 Australia 2026 Malah Dibatalkan
Pole position pertama Veda Ega Pratama gagal dimanfaatkan, lomba Moto3 Australia dibatalkan karena cuaca (dok honda team asia)

Philip Island, Nagoyapos.com – Kesempatan emas Veda Ega Pratama untuk membuktikan kecepatannya di Moto3 Australia 2026 berakhir tanpa satu pun putaran balapan. Pembalap muda Indonesia yang memperkuat Honda Team Asia itu harus meninggalkan Sirkuit Phillip Island dengan kekecewaan setelah penyelenggara membatalkan balapan akibat cuaca buruk, Minggu (25/10/2026).

Keputusan tersebut terasa menyakitkan bagi Veda. Pembalap berusia 17 tahun itu sebelumnya berhasil merebut pole position, sebuah modal penting untuk memulai balapan dari posisi terdepan.

Namun, hujan deras dan jarak pandang yang terbatas membuat kondisi tidak memungkinkan untuk menggelar balapan secara aman. Kendala tersebut juga mengganggu operasional helikopter medis yang menjadi bagian penting dari prosedur keselamatan di sirkuit.

Pembatalan Moto3 dan Moto2 Australia 2026 pun membuat Veda kehilangan kesempatan mengubah hasil kualifikasi yang impresif menjadi prestasi di lintasan.

Veda Ega Pratama Kecewa, Pole Position Tak Berujung Balapan

Veda mengaku sedih karena tidak bisa merasakan persaingan di Phillip Island. Terlebih, seri Australia tahun ini menjadi momen terakhir Grand Prix Australia digelar di sirkuit tersebut sebelum berpindah ke Adelaide pada 2027.

“Saya merasa sedih tidak bisa membalap di Phillip Island. Ini adalah balapan terakhir di Phillip Island,” kata Veda dalam wawancara bersama Honda Team Asia.

Meski kecewa, Veda tetap menilai pekan balapnya berjalan positif sebelum cuaca mengubah segalanya. Keberhasilannya merebut pole position pertama di Phillip Island menjadi pencapaian yang patut diapresiasi.

“Saya mengawali pekan dengan bagus, khususnya saya meraih pole position pertama di sini. Sejujurnya, saya ingin membalap di sini karena treknya menyenangkan,” ujarnya.

Veda juga menunjukkan sikap profesional dengan menerima keputusan Race Direction yang mengutamakan keselamatan pembalap.

“Bagaimanapun juga, kami menghormati keputusan tersebut dari Race Direction. Saya menantikan perjalanan ke Malaysia. Sampai jumpa minggu depan,” kata Veda.

Mengapa Moto3 Australia 2026 Dibatalkan?

Pembatalan balapan bukan semata-mata karena lintasan basah. Faktor yang lebih krusial adalah terbatasnya jarak pandang yang memengaruhi kemampuan helikopter medis untuk terbang di Phillip Island dan Melbourne.

Dalam balapan motor, helikopter medis berperan penting untuk membantu evakuasi pembalap yang mengalami kecelakaan serius. Karena perjalanan melalui jalur darat menuju rumah sakit membutuhkan waktu lebih dari 45 menit, ketersediaan layanan udara menjadi pertimbangan utama.

Direktur Balapan, Graham Webber, menjelaskan bahwa kondisi cuaca harus memungkinkan helikopter beroperasi di kedua lokasi sebelum balapan dapat dimulai.

“Ada batasan pada penerbangan helikopter medis. Cuaca tidak baik di Melbourne maupun di sini,” ujar Webber, seperti dikutip MotoSport Espana.

Ia menjelaskan, helikopter membutuhkan waktu sekitar 60 menit di Phillip Island dan Melbourne sebelum balapan dapat dimulai.

Pertimbangan tersebut membuat penyelenggara tidak bisa mengambil risiko. Sekalipun tim dan pembalap telah bersiap, balapan tidak dapat dilaksanakan apabila prosedur keselamatan utama belum terpenuhi.

Moto3 dan Moto2 Batal, MotoGP Juga Terdampak

Penundaan awal sempat menimbulkan harapan bahwa balapan masih bisa berlangsung jika cuaca membaik. Namun, hujan yang terus turun dan keterbatasan operasional helikopter medis membuat penyelenggara akhirnya membatalkan balapan Moto3 dan Moto2.

Balapan utama MotoGP Australia juga resmi dibatalkan. Keputusan itu diumumkan setelah berbagai upaya untuk menunggu kondisi yang memungkinkan balapan digelar tidak membuahkan hasil.

Dalam pernyataannya, MotoGP menyebut keterbatasan jarak pandang yang mengganggu operasional helikopter medis sebagai alasan pembatalan.

Sebelum keputusan final, pit MotoGP sempat dibuka dan para mekanik mulai menyalakan motor untuk mempersiapkan kemungkinan balapan berlangsung. Namun, persiapan tersebut akhirnya tidak berlanjut menjadi kompetisi.

Sebagai bentuk salam perpisahan kepada Phillip Island, para pembalap MotoGP direncanakan melakukan putaran di belakang mobil keselamatan atau safety car, kemudian berhenti di lintasan lurus utama untuk menyapa para penggemar.

Dengan demikian, akhir pekan yang seharusnya menjadi perayaan balap di Phillip Island justru ditutup tanpa balapan resmi untuk kelas Moto3, Moto2, maupun MotoGP.

Veda Ega Pratama Alihkan Fokus ke Moto3 Malaysia

Setelah kehilangan kesempatan tampil di Australia, Veda kini mengalihkan perhatian ke seri berikutnya, yakni Moto3 Malaysia yang dijadwalkan berlangsung pada 30 Oktober hingga 1 November 2026 di Sirkuit Sepang.

Seri Malaysia menjadi kesempatan berikutnya bagi pembalap Indonesia tersebut untuk menunjukkan kemampuan dan melanjutkan perkembangan bersama Honda Team Asia.

Pole position yang diraihnya di Phillip Island menjadi sinyal positif mengenai kecepatannya. Meski hasil tersebut tidak bisa dimanfaatkan dalam balapan, pengalaman sepanjang akhir pekan tetap menjadi bekal untuk menghadapi tantangan berikutnya.

Kini, perhatian penggemar balap Indonesia tertuju pada Sepang. Mereka berharap Veda dapat kembali tampil kompetitif dan mendapatkan kesempatan untuk membuktikan potensinya dalam balapan Moto3 Malaysia.

Rm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *