Batam-(NagoyaPos.Com) – Ancaman narkoba, judi online, hingga penyebaran paham radikalisme menjadi perhatian Kapolda Kepulauan Riau (Kepri) Irjen Pol Suhendri. Ia mengingatkan masyarakat agar meningkatkan pengawasan terhadap keluarga, khususnya generasi muda, dari berbagai pengaruh negatif tersebut.
Pesan itu disampaikan Suhendri saat melaksanakan kegiatan Subuh Keliling di Masjid Bukit Indah Sukajadi, Batam Center, Sabtu (7/11).
Di hadapan jemaah, Suhendri menegaskan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian. Peran aktif masyarakat juga diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
Menurutnya, kepedulian tersebut dapat dimulai dari lingkungan tempat tinggal dengan menghidupkan kembali ronda malam dan sistem keamanan lingkungan (siskamling), serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kejahatan.
Selain keamanan lingkungan, Suhendri menyoroti ancaman narkotika yang terus berkembang dengan berbagai modus. Salah satunya penyalahgunaan produk maupun cairan rokok elektrik atau vape.
Ia meminta masyarakat, terutama orang tua, lebih memperhatikan pergaulan dan aktivitas anak agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.
Ancaman lain yang juga perlu diwaspadai adalah judi online dan pinjaman online ilegal. Perkembangan teknologi digital, menurutnya, harus diimbangi dengan pengawasan dan pemahaman agar generasi muda tidak menjadi korban penyalahgunaan teknologi.
Orang tua diminta membangun komunikasi terbuka dengan anak, sekaligus memberikan pemahaman mengenai bahaya judi online, penyebaran hoaks, provokasi, dan ujaran kebencian.
Kapolda juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi. Kewaspadaan terhadap penyebaran paham radikalisme melalui internet dan media sosial juga perlu ditingkatkan.
Kegiatan Subuh Keliling tersebut merupakan bagian dari implementasi Quick Wins Kapolri Nomor 1 tentang Ruang Publik Aman melalui pendekatan Kumpul Bersama Masyarakat.
Melalui kegiatan ini, kepolisian membuka ruang komunikasi langsung dengan masyarakat untuk menyerap aspirasi sekaligus memperkuat kemitraan dalam menjaga kamtibmas.
Pada kesempatan itu, Suhendri turut menyosialisasikan layanan Kepolisian 110 yang dapat diakses masyarakat secara gratis selama 24 jam.
Layanan tersebut dapat dimanfaatkan untuk melaporkan tindak pidana, gangguan keamanan, maupun kejadian yang membutuhkan penanganan kepolisian. Masyarakat juga diimbau menyampaikan laporan secara bertanggung jawab dengan informasi yang benar.
Kehadiran Kapolda Kepri bersama jajaran disambut positif para jemaah. Salah seorang jemaah, Zidan, mengaku senang karena masyarakat mendapat kesempatan berinteraksi langsung dengan pimpinan kepolisian.
“Kami merasa senang dan bangga dengan kehadiran Bapak Kapolda Kepri beserta jajaran. Kegiatan seperti ini sangat positif karena masyarakat bisa bertemu langsung dengan pihak kepolisian, menyampaikan aspirasi, serta mendapatkan imbauan dan edukasi tentang pentingnya menjaga keamanan lingkungan. Semoga kegiatan seperti ini terus dilaksanakan sehingga hubungan Polri dengan masyarakat semakin dekat dan harmonis,” ungkapnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Irwasda Polda Kepri, para pejabat utama Polda Kepri, Wakapolresta Barelang, Kapolsek Batam Kota, pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Bukit Indah, serta para jemaah.
Melalui kegiatan Subuh Keliling, Polda Kepri berharap kedekatan dan kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian semakin kuat. Sebab, keamanan tidak hanya dibangun melalui penegakan hukum, tetapi juga membutuhkan kepedulian, komunikasi, dan partisipasi aktif masyarakat. (*)
Reporter : RY














