<

Usai Terpukul di Hungaria, Veda Ega Pratama Bidik Kebangkitan di Moto3 GPCeko

Usai Terpukul di Hungaria, Veda Ega Pratama Bidik Kebangkitan di Moto3 Ceko
Pebalap Honda Team Asia Veda Ega Pratama bersiap laga di Moto3 GP Ceko (honda team asia)

BRNO, Nagoyapos.com – Pembalap muda Indonesia dari Honda Team Asia, Veda Ega Pratama, bersiap menghadapi tantangan baru pada seri ke-9 Moto3 GPCeko 2026 yang akan berlangsung di Sirkuit Brno, Republik Ceko, pada 19-21 Juni 2026.

Balapan kali ini menjadi momentum penting bagi pembalap yang dijuluki “The Rocket Boy” tersebut untuk kembali menunjukkan performa terbaiknya setelah hasil kurang memuaskan pada seri sebelumnya di Moto3 Hungaria.

Pada balapan di Balaton Park, Hungaria, Veda harus puas finis di posisi ke-16 setelah menjalani hukuman long lap penalty yang membuatnya tertahan di grup belakang dan kehilangan kesempatan bersaing di barisan depan.

Hasil tersebut menjadi catatan yang cukup mengejutkan. Jika mengesampingkan kegagalan finis akibat insiden di GP Amerika, balapan di Hungaria menjadi kali pertama Veda gagal menembus posisi 10 besar pada musim Moto3 2026.

Tantangan Baru di Sirkuit Brno

Menariknya, Moto3 GPCeko akan menghadirkan pengalaman baru bagi Veda. Sama seperti saat tampil di Balaton Park, pembalap asal Gunungkidul, Yogyakarta, itu kembali harus beradaptasi dengan lintasan yang belum pernah dijajal sebelumnya.

Namun tantangan tersebut tidak membuat Veda khawatir. Pembalap berusia muda itu dikenal cepat beradaptasi dengan karakter sirkuit baru dan beberapa kali mampu tampil kompetitif meski minim pengalaman.

Sirkuit Brno sendiri merupakan salah satu lintasan paling legendaris dalam sejarah balap motor dunia. Trek yang awalnya menggunakan jalan raya itu kemudian berkembang menjadi sirkuit permanen berstandar internasional dan menjadi salah satu favorit para pembalap.

Karakter Brno yang mengalir dengan kombinasi tikungan cepat, perubahan elevasi, serta kontur naik turun membuat lintasan ini dikenal menantang sekaligus menyenangkan untuk ditaklukkan.

Dengan panjang mencapai 5,4 kilometer per putaran, Brno menjadi salah satu sirkuit terpanjang dalam kalender Moto3. Karena itu, balapan Moto3 Ceko hanya akan berlangsung selama 16 lap.

Misi Kembali ke Barisan Depan

Moto3 GPCeko menjadi kesempatan bagi Veda untuk kembali ke persaingan papan atas dan melanjutkan tren positif yang sempat ditunjukkannya sepanjang musim ini.

Performa impresif Veda di sejumlah seri sebelumnya, termasuk podium bersejarah yang diraihnya musim ini, membuat publik Indonesia menaruh harapan besar agar The Rocket Boy mampu bangkit dan kembali meraih hasil maksimal di Brno.

Dengan kemampuan adaptasi yang baik, mental bertarung yang kuat, serta dukungan penuh dari Honda Team Asia, Veda diharapkan mampu menjadikan Moto3 GPCeko sebagai titik balik untuk kembali bersaing di kelompok terdepan.

Kini, seluruh mata pecinta balap Tanah Air tertuju ke Brno. Mampukah Veda Ega Pratama menjawab tantangan sirkuit baru dan kembali menggebrak panggung Moto3 dunia?

Jawabannya akan tersaji akhir pekan ini di salah satu lintasan paling ikonik dalam sejarah balap motor.

Editor: Risman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *