Batam, Nagoyapos.com – Direktorat Pengamanan Aset dan Kawasan BP Batam menggelar patroli gabungan di kawasan Jembatan 1 Barelang, Senin (6/7/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk memperkuat pengawasan terhadap kawasan strategis sekaligus memastikan masyarakat mematuhi larangan parkir di atas badan jembatan.
Patroli melibatkan petugas Pos Jembatan 1 Barelang bersama Dinas Perhubungan Kota Batam, Polisi Militer, dan Patroli dan Pengawalan (Patwal) Satlantas Polresta Barelang.
Direktur Pengamanan Aset dan Kawasan BP Batam, Mujiyono, mengatakan kegiatan tersebut merupakan langkah preventif untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di salah satu ikon wisata Kota Batam tersebut.
“Patroli ini bertujuan memastikan masyarakat mematuhi ketentuan larangan parkir di kawasan jembatan, menjaga kelancaran lalu lintas, meningkatkan keselamatan pengguna jalan, serta mengamankan kawasan strategis yang menjadi salah satu ikon Kota Batam,” ujar Mujiyono.
Edukasi Pengendara dan Antisipasi Pungli
Selama patroli berlangsung, petugas menyisir sepanjang kawasan Jembatan 1 Barelang sambil memberikan edukasi kepada pengendara agar tidak menghentikan maupun memarkirkan kendaraan di atas badan jembatan.
Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya mengantisipasi dugaan praktik pungutan liar (pungli) parkir yang sebelumnya menjadi perhatian di kawasan Jembatan Barelang.
Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Leo Putra, menjelaskan bahwa patroli rutin dilakukan sebagai langkah pencegahan agar tidak muncul praktik parkir liar maupun pungli yang dapat merugikan masyarakat.
Larangan Berlaku di Seluruh Jembatan Batam
BP Batam menegaskan bahwa larangan parkir tidak hanya berlaku di Jembatan Barelang, tetapi juga di seluruh jembatan yang berada di wilayah Kota Batam.
Kebijakan tersebut diterapkan demi menjaga keselamatan pengguna jalan sekaligus mempertahankan fungsi jembatan sebagai infrastruktur transportasi yang aman dan lancar.
BP Batam Apresiasi Sinergi Lintas Instansi
Mujiyono mengapresiasi kolaborasi yang terjalin antara berbagai instansi dalam menjaga keamanan kawasan strategis Kota Batam.
Menurutnya, sinergi lintas lembaga menjadi kunci dalam menciptakan ketertiban lalu lintas sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“BP Batam sangat mengapresiasi kolaborasi lintas instansi. Sinergi ini menjadi faktor penting dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di Kota Batam,” katanya.
Ia menambahkan, Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra terus menekankan pentingnya pelayanan publik yang mengutamakan keselamatan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat.
Karena itu, seluruh jajaran BP Batam didorong memperkuat koordinasi dengan berbagai instansi dalam menjaga aset negara, fasilitas publik, dan kawasan strategis.
“Sesuai arahan pimpinan, seluruh pelaksanaan tugas di lapangan dilakukan dengan pendekatan yang humanis, responsif, dan komunikatif. Kami mengedepankan cara-cara persuasif kepada masyarakat serta terus memperkuat sinergi antarinstansi demi meningkatkan kualitas pelayanan publik,” jelas Mujiyono.
Situasi Aman dan Kondusif
Hingga patroli berakhir, kondisi di kawasan Jembatan 1 Barelang terpantau aman, tertib, dan kondusif. Petugas tidak menemukan gangguan yang berpotensi menghambat arus lalu lintas maupun mengganggu ketertiban umum.
BP Batam berharap masyarakat ikut berperan menjaga fungsi Jembatan Barelang dengan tidak memarkir kendaraan, tidak berjualan, serta tidak melakukan aktivitas lain yang dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan maupun merusak kawasan ikon Kota Batam tersebut.
Risman














