Batam-(NagoyaPos.Com)-Sugianto kembali dipercaya memimpin Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Provinsi Kepulauan Riau untuk periode 2026–2030. Ia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) IPSI Kepri yang digelar di Batam, Minggu (26/07/ 2026).
Dalam pidato usai terpilih, Sugianto mengajak seluruh perguruan pencak silat dan pengurus IPSI di kabupaten/kota mengakhiri perbedaan yang muncul selama proses Musprov. Menurut dia, seluruh elemen organisasi harus kembali bersatu agar pembinaan atlet dan prestasi pencak silat di Kepulauan Riau dapat ditingkatkan.
“Saya ingin semua terakomodir, karena saya yakin roh atau jiwa yang ada pada bapak dan ibu sekalian sama seperti saya, yaitu jiwa pencak silat,” kata Sugianto.
Ia mengatakan tim formatur akan menyusun kepengurusan dengan mengedepankan kompetensi dan profesionalisme. Setiap bidang, kata dia, harus diisi oleh orang yang memiliki keahlian sehingga organisasi dapat berjalan lebih efektif.
Sugianto juga meminta seluruh insan pencak silat meninggalkan ego pribadi maupun kelompok.
“Kita hilangkan ego, baik ego pribadi maupun ego kelompok. Keinginan kita hanya satu, bagaimana pencak silat tetap maju dan berprestasi,” ujarnya.
Menurut dia, menjadi pengurus IPSI merupakan bentuk pengabdian, bukan sarana mencari keuntungan.
“Organisasi ini adalah kerja yang mulia. Tidak ada keuntungan materi yang bisa kita ambil. Yang ada adalah pengabdian untuk membesarkan pencak silat,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Sugianto menyampaikan apresiasi kepada Dewan Pertimbangan IPSI Kepri, Prof. Soerya Respationo, yang dinilai terus memberikan arahan bagi pengembangan organisasi.
Menutup sambutannya, Sugianto mengajak seluruh peserta Musprov melupakan dinamika pemilihan dan kembali mempererat persaudaraan.
“Kompetisi sudah berakhir, mari kita bergandengan kembali. Kita adalah satu. Seorang pesilat tidak boleh pendendam. Pesilat adalah jiwa-jiwa kesatria yang memiliki hati besar,” ujarnya.
Ia berharap seluruh perguruan, pelatih, atlet, dan pengurus IPSI di Kepri dapat bekerja sama untuk membawa pencak silat daerah meraih prestasi yang lebih baik di tingkat nasional. Sambutan itu ditutup dengan yel-yel “IPSI Kepri” yang dijawab peserta dengan pekikan “Prestasi”(**)
Reporter : RY














