Batam-(NagoyaPos.Com) – Ketua MPR RI Ahmad Muzani meresmikan Pondok Pesantren Nur Iman di Pulau Kasu, Kelurahan Kasu, Kecamatan Belakang Padang, Kota Batam, Minggu (2/8/2026). Kegiatan berlangsung aman dan khidmat dengan pengamanan dari personel Polsek Belakang Padang.
Peresmian pondok pesantren tersebut menjadi momentum memperkuat pendidikan keagamaan sekaligus pembinaan generasi muda yang berakhlak mulia, khususnya di wilayah pesisir Batam.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Habib Syeikh bin Abdul Qodir Assegaf, Habib Ali bin Abdurrahman Alhabsyi, Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin, Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura, Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan, anggota DPR RI Meireza Endipat Wijaya, unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga Pulau Kasu.
Kapolsek Belakang Padang AKP Asril memimpin pengamanan bersama personel Polsek Belakang Padang sehingga seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Acara diawali dengan tari persembahan dan penyematan tanjak kepada Ketua MPR RI, dilanjutkan penanaman pohon kurma serta penandatanganan prasasti oleh Ahmad Muzani bersama Habib Syeikh bin Abdul Qodir Assegaf sebagai tanda diresmikannya Pondok Pesantren Nur Iman.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, sambutan para tokoh, selawat bersama, doa, hingga penutupan.
Dalam sambutannya, Ahmad Muzani menyampaikan apresiasi atas berdirinya Pondok Pesantren Nur Iman. Menurutnya, pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang berilmu, berakhlak mulia, serta memiliki semangat kebangsaan yang kuat.
Ia berharap kehadiran Pondok Pesantren Nur Iman dapat menjadi pusat pendidikan agama, pembinaan karakter, dan penguatan persatuan masyarakat di Pulau Kasu.
Sementara itu, Habib Syeikh bin Abdul Qodir Assegaf mengajak masyarakat bersama-sama memakmurkan pondok pesantren sebagai tempat menuntut ilmu, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta membina generasi yang beriman dan bertakwa.
Polresta Barelang juga mengimbau masyarakat untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban, memperkuat semangat toleransi, serta memanfaatkan layanan kepolisian 110 apabila membutuhkan bantuan. (*)
Reporter : RY














