Batam-(NagoyaPos.Com) – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat bekerja sama dengan Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) akan menggelar Workshop Jurnalistik bertema “Pindar untuk Inklusi Keuangan, Jurnalisme untuk Perlindungan Publik” pada Kamis (6/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB di Hotel Aryaduta, Tugu Tani, Jakarta Pusat, ini ditujukan untuk meningkatkan pemahaman insan pers mengenai industri pendanaan digital (Pindar), sekaligus memperkuat kapasitas jurnalis dalam menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan edukatif kepada masyarakat.
Sekretaris Jenderal PWI Pusat, Marthen Selamet Susanto, mengatakan pesatnya perkembangan industri keuangan digital menuntut wartawan terus meningkatkan kompetensi agar mampu menghasilkan pemberitaan yang berkualitas.
“Melalui workshop ini kami berharap wartawan dapat memahami literasi dan inklusi keuangan secara lebih mendalam. Dengan begitu, pemberitaan yang dihasilkan dapat memberikan edukasi sekaligus perlindungan kepada masyarakat di tengah pesatnya perkembangan layanan keuangan digital,” ujar Marthen.
Menurutnya, media memiliki peran strategis dalam membangun kepercayaan publik terhadap ekosistem keuangan digital. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi jurnalis dalam memahami isu-isu keuangan menjadi langkah penting untuk mencegah penyebaran informasi yang keliru sekaligus meningkatkan literasi keuangan masyarakat.
Melalui kolaborasi antara PWI Pusat dan AFPI, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara dunia pers dan industri pendanaan digital dalam mendukung terciptanya ekosistem keuangan yang inklusif, sehat, transparan, dan berkelanjutan.
Workshop ini juga diharapkan mampu memperkuat peran jurnalisme berkualitas sebagai garda terdepan dalam mengedukasi masyarakat, membangun kepercayaan publik, serta melindungi masyarakat dari informasi menyesatkan terkait layanan dan literasi keuangan digital. (*)
Reporter : RY














