Batam-(NagoyaPos.Com) – Kapolsek Sekupang Kompol Hippal Tua Sirait memberikan penjelasan terkait penanganan peristiwa meninggalnya seorang mahasiswi Batam Tourism Polytechnic (BTP). Ia menyampaikan bahwa berdasarkan hasil identifikasi saat olah tempat kejadian perkara (TKP), ditemukan tanda-tanda yang mengarah pada dugaan bunuh diri.
Hippal menjelaskan, pihak keluarga telah menerima kabar duka tersebut dan menyatakan keberatan apabila dilakukan autopsi terhadap jenazah korban.
“Peristiwa ini merupakan orang gantung diri. Kemarin pihak keluarga sudah menerima kematian korban dan pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi,” ujar Hippal.
Ia menambahkan, penolakan autopsi dari pihak keluarga telah dituangkan dalam surat pernyataan resmi.
Menurut Hippal, keterangan mengenai hasil identifikasi di lokasi kejadian serta sikap keluarga terhadap pelaksanaan autopsi merupakan bagian dari penjelasan terkait penanganan peristiwa tersebut.
Pernyataan Kapolsek Sekupang ini disampaikan di tengah pemberitaan salah satu media online yang menyoroti penanganan kasus meninggalnya mahasiswi BTP dan mempertanyakan respons pihak kepolisian saat dimintai konfirmasi.
Dengan adanya penjelasan tersebut, diharapkan informasi mengenai penanganan peristiwa ini dapat dipahami secara lebih utuh oleh masyarakat, dengan tetap menghormati privasi dan perasaan keluarga yang sedang berduka. (*)
Reporter : RY














