Batam-(NagoyaPos.Com) – Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Amsakar Achmad meraih penghargaan Inovasi Membangun Negeri 2026 dari tvOne untuk kategori Innovation for Program Sustainability: Optimalisasi Investasi, Ekonomi dan Infrastruktur. Penghargaan tersebut diterima bertepatan dengan peringatan Hari Bakti BP Batam ke-55, Senin (26/10) malam.
Penghargaan ini diberikan atas upaya BP Batam dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, memperkuat investasi, mempercepat pembangunan infrastruktur, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.
Amsakar mengatakan, penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi BP Batam untuk terus memperkuat pembangunan secara berkelanjutan, dengan menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dan kebutuhan masyarakat.
“Atas nama Badan Pengusahaan Batam, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada tvOne atas penghargaan yang diberikan kepada BP Batam,” ujar Amsakar.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kemampuan menghadirkan infrastruktur yang memadai, menciptakan iklim investasi yang kondusif, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Salah satu capaian yang menjadi perhatian adalah pertumbuhan ekonomi Batam sebesar 7,28 persen pada semester I 2026. Pada periode yang sama, realisasi investasi berdasarkan metode bottom-up mencapai Rp38,97 triliun, meningkat 62,75 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Di sektor infrastruktur, BP Batam mengakselerasi 74 pengembangan infrastruktur dan melakukan pemeliharaan di 182 titik yang tersebar di sembilan kecamatan. Pekerjaan tersebut meliputi perbaikan jalan, normalisasi saluran, hingga penanganan genangan.
Berbagai program itu diarahkan untuk mendukung aktivitas ekonomi sekaligus meningkatkan kenyamanan masyarakat. BP Batam juga mengembangkan inovasi digital melalui Digital Dashboard Investasi yang dapat diakses di investinbatam.bpbatam.go.id.
Platform tersebut memungkinkan pelaku usaha menyampaikan kendala, memantau tindak lanjut, serta memperoleh respons secara real time. Inovasi ini diharapkan memperkuat kualitas pelayanan dan menciptakan iklim investasi yang semakin kompetitif.
Di sektor logistik, konektivitas pelabuhan turut menjadi perhatian. Batam tercatat berada di peringkat keenam dalam daftar 10 pelabuhan dengan pertumbuhan konektivitas tertinggi di dunia berdasarkan catatan UN Trade and Development (UNCTAD).
Penguatan infrastruktur juga dilakukan melalui pengembangan Terminal Batu Ampar. Dengan dukungan lima ship-to-shore (STS) crane, pelabuhan tersebut dipersiapkan untuk memperkuat posisi Batam dalam jaringan logistik regional dan internasional.
Selain investasi dan infrastruktur, pembangunan sumber daya manusia menjadi bagian dari agenda keberlanjutan BP Batam. Upaya tersebut diwujudkan melalui pembangunan Sekolah Terintegrasi Merah Putih di Rempang serta dukungan alokasi lahan strategis untuk sekolah vokasi.
Kedua program tersebut diarahkan untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Amsakar menilai, penghargaan yang diterima pada momentum Hari Bakti BP Batam ke-55 memiliki makna tersendiri. Menurutnya, perjalanan pembangunan Batam membutuhkan sinergi dan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah, dunia usaha, investor, hingga masyarakat.
“Lima puluh lima tahun membangun Batam menjadi pijakan untuk terus memperkuat sinergi, inovasi, dan kolaborasi bersama pemerintah, dunia usaha, investor, serta masyarakat,” katanya.
Ia menegaskan, tantangan pembangunan ke depan tidak hanya menjaga pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan realisasi investasi, tetapi juga memastikan kemajuan infrastruktur dan kawasan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Melalui momentum Hari Bakti ke-55, BP Batam berharap dapat terus memperkuat inovasi, meningkatkan daya saing investasi, dan menjaga keberlanjutan pembangunan Batam. (*)
Reporter : RY














