Batam, Nagoyapos – Sebuah video tongkang bernama BG Bina Marine 80 mengalami kebocoran saat berlayar dari Kabupaten Karimun menuju Singapura, viral di media sosial. Insiden ini terjadi di perairan Pulau Putri, Kelurahan Sambau, Kecamatan Nongsa, Batam pada Sabtu (6/9/2025) sekitar pukul 08.30 WIB.
Dalam video berdurasi 46 detik yang beredar, kapal tongkang tampak miring ke kanan dengan sebagian badan kapal sudah terendam air laut.
Sejumlah muatan berupa batu granit halus ikut terkena air, bahkan sebagian masuk ke laut. Sebuah Tugboat berwarna putih hitam terlihat berada di samping tongkang tersebut untuk membantu proses evakuasi.
Kepala Pangkalan PLP Tanjunguban, Sugeng Riyono, membenarkan kejadian ini. Pihaknya langsung berkoordinasi dengan Batam VTS dan KSOP Batam untuk melakukan langkah penanganan cepat.
“Saat ini sudah kami tangani untuk dievakuasi,” kata Sugeng, Minggu (7/9/2025).
Kasi Operasi Pangkalan PLP Tanjunguban, Alfaizul, menjelaskan bahwa tongkang yang dipandu oleh Tugboat Bina Marine 81 mengalami kemiringan hingga 50 derajat akibat kebocoran di lambung sebelah kanan.
Nakhoda kapal segera melaporkan kondisi darurat tersebut ke Batam VTS, sebelum akhirnya memutuskan untuk mengandaskan tongkang di perairan Pulau Putri demi menghindari kecelakaan laut.
“Kemungkinan besok akan dilakukan penyelaman untuk memeriksa lokasi kebocoran pada kapal tersebut,” ungkap Alfaizul. (cr)



















