<

Revolusi Belajar di Batam! 50% Sekolah Kini Gunakan Smart TV Canggih untuk Mengajar!

Revolusi Belajar di Batam! 50% Sekolah Kini Gunakan Smart TV Canggih untuk Mengajar!
Sekolah di Batam mulai menerima Smart TV untuk membantu proses pembelajaran di sekolah (ilustrasi)

Batam, Nagoyapos — Upaya meningkatkan mutu pendidikan di Kota Batam semakin nyata. Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam memastikan lebih dari 50 persen sekolah di Batam kini telah menerima bantuan smart TV atau Interactive Flat Panel (IFP) dari pemerintah pusat sebagai bagian dari program digitalisasi pendidikan nasional.

Kepala Disdik Batam, Hendri Arulan, melalui Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar, Yusal, menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan langkah strategis untuk mempercepat transformasi pembelajaran digital di seluruh jenjang pendidikan.

“Untuk Kota Batam, realisasi distribusi perangkat smart TV sudah di atas 50 persen. Mulai dari TK, SD, hingga SMP, baik negeri maupun swasta, sudah banyak yang menerima,” ujar Yusal, Selasa (7/10).

Tak hanya menerima smart TV, setiap sekolah juga mendapatkan perangkat penunjang dan pelatihan operasional agar guru dapat memaksimalkan penggunaannya dalam kegiatan belajar mengajar.
“Ada perlengkapan tambahan dan pendampingan teknis. Jadi guru bisa langsung menerapkannya dalam proses pembelajaran,” tambahnya.

Hingga awal Oktober ini, sekitar 170 SD, 130 SMP, dan lebih dari 100 TK di Batam telah menerima perangkat tersebut. Disdik menargetkan seluruh distribusi selesai dalam bulan ini.

Yusal menegaskan, penggunaan smart TV ini diharapkan mampu meningkatkan mutu pembelajaran dan menumbuhkan semangat belajar siswa melalui penyajian materi yang interaktif.

Guru dapat menampilkan video pembelajaran, mengakses platform Merdeka Mengajar, hingga menayangkan simulasi visual yang membuat siswa lebih mudah memahami materi.

“Teknologi ini membuat pembelajaran jadi lebih menarik dan efisien. Anak-anak jadi lebih antusias karena bisa belajar lewat tampilan visual dan interaktif,” jelasnya seperti dikutip batampos, Rabu (8/10/2025).

Langkah ini juga menjadi bagian dari persiapan sekolah di Batam menghadapi era pembelajaran abad 21, yang menuntut kemampuan adaptasi teknologi dan literasi digital.

“Kami ingin semua sekolah di Batam setara dalam akses teknologi pembelajaran. Transformasi ini sudah tidak bisa dihindari,” ujar Yusal.

Program Bantuan Kemendikbudristek

Program distribusi smart TV ini merupakan inisiatif dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) yang menargetkan penyaluran 330 ribu unit ke sekolah di seluruh Indonesia, dari PAUD hingga SMA/SMK.

Dengan dukungan pemerintah pusat, Batam kini berada di jalur cepat menuju kota pendidikan berbasis teknologi.

“Kami pastikan perangkat yang diterima sekolah benar-benar dimanfaatkan optimal. Harapannya, pembelajaran di Batam bisa semakin interaktif, efektif, dan menyenangkan,” tutup Yusal. (cr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *