Batam, Nagoyapos – Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra menghadiri Batam Meetup Week 2025 yang digelar di K Square, Batam Kota, Sabtu (20/12/2025). Kehadiran duet pimpinan Kota Batam ini disambut antusias ratusan pecinta otomotif, modifikator, serta komunitas kendaraan dari berbagai wilayah di Batam.
Ajang tersebut menjadi wadah berkumpulnya komunitas otomotif roda dua dan roda empat, sekaligus etalase kreativitas generasi muda Batam di sektor industri kreatif.
Dalam sambutannya, Amsakar Achmad menyampaikan apresiasi atas semangat dan inovasi komunitas otomotif Batam. Ia menilai sektor otomotif tidak lagi sekadar hobi, melainkan telah berkembang menjadi ekosistem ekonomi yang berpotensi besar mendorong pertumbuhan daerah.
“Otomotif bukan sekadar hobi, tetapi telah berkembang menjadi sebuah ekosistem ekonomi. Jika dikelola dengan baik, sektor ini dapat mendorong kemajuan Batam, baik melalui pariwisata berbasis event maupun pemberdayaan UMKM, seperti bengkel dan usaha modifikasi,” ujar Amsakar.
Amsakar menegaskan, upaya mewujudkan Batam sebagai kota modern dan berdaya saing tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Ia mengajak seluruh komunitas otomotif untuk terus mengedepankan kebersamaan, kolaborasi, dan kerja kolektif.
“Kita membutuhkan kekompakan. Kemajuan Batam adalah tanggung jawab bersama. Pemerintah berperan sebagai fasilitator, sementara energi penggeraknya berasal dari masyarakat dan komunitas,” tegasnya.
Lebih lanjut, Amsakar juga menyinggung arah pembangunan Batam ke depan yang menitikberatkan pada efisiensi dan sinergi lintas sektor. Ia menekankan bahwa setiap kegiatan pembangunan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Batam tidak memerlukan kegiatan yang hanya bersifat seremonial tanpa dampak. Yang dibutuhkan adalah saling menguatkan dan mengisi kekurangan satu sama lain, agar seluruh potensi dan energi dapat diarahkan untuk kemajuan Batam,” pungkasnya.
Melalui Batam Meetup Week 2025, Pemerintah Kota Batam berharap kolaborasi antara pemerintah dan komunitas otomotif dapat terus terjalin, sekaligus memperkuat peran industri kreatif sebagai salah satu pilar pertumbuhan ekonomi daerah. (dr)



















