Batam, Nagoyapos.com – Nama Veda Ega Pratama semakin bersinar di kancah balap dunia. Menjelang seri ketiga Moto3 2026 di Amerika Serikat, pembalap muda Indonesia ini mendapat pujian dari media Eropa, bahkan disebut sebagai sosok yang membangkitkan gairah Asia di dunia balap motor.
Pujian tersebut datang dari ESPN yang menyoroti performa impresif Veda Ega dalam dua seri awal musim ini.
“Veda Pratama menggebrak dunia Moto3 dan membangkitkan harapan tidak hanya bagi Indonesia, tetapi juga seluruh benua Asia,” tulis ESPN dalam unggahannya.
Performa gemilang Veda Ega mulai terlihat sejak seri pembuka Moto3 2026 di Thailand. Saat sesi kualifikasi, pembalap asal DI Yogyakarta itu sukses menempati posisi ketiga, sebuah pencapaian luar biasa untuk rider muda berusia 17 tahun.
Saat balapan berlangsung, Veda mampu mempertahankan performa kompetitif dan finis di posisi kelima. Ia hanya terpaut 9,678 detik dari sang juara, David Almansa.
Tren positif berlanjut di seri Brasil. Veda Ega tampil impresif sejak kualifikasi dengan menempati posisi keempat, tepat di bawah pembalap Malaysia, Hakim Danish.
Dalam balapan, Veda menunjukkan mental juara dengan berhasil menyalip dan finis di posisi ketiga. Hasil tersebut mengantarkannya meraih podium perdana, sekaligus mencatat sejarah baru bagi Indonesia di ajang Moto3.
Kini, tantangan berikutnya sudah menanti. Veda Ega dijadwalkan tampil di seri Moto3 Amerika akhir pekan ini. Banyak pihak berharap ia mampu melanjutkan tren positif dan kembali mengukir prestasi.
Meski demikian, konsistensi dan fokus tetap menjadi kunci. Pujian dari media internasional menjadi motivasi, namun Veda diharapkan tidak terlena agar tetap tampil maksimal di lintasan.
Jika mampu menjaga performa, bukan tidak mungkin Veda Ega Pratama akan terus mencetak sejarah dan menjadi ikon baru kebangkitan Asia di dunia balap motor. (r)














