<

Sempat Bangkit ke Posisi 15, Veda Ega Pratama Malah Merosot dan Finis ke-20 di Moto3 Aragon 2026

Sempat Bangkit ke Posisi 15, Veda Ega Pratama Malah Merosot dan Finis ke-20 di Moto3 Aragon 2026
Veda Ega Pratama gagal meraih poin di Moto3 Aragon 2026, Minggu (30/8/2026) (honda team asia)

Aragon, Nagoyapos.com – Harapan pembalap Indonesia Veda Ega Pratama untuk meraih hasil positif di Moto3 Aragon 2026 harus kandas. Sempat menunjukkan performa menjanjikan dan berhasil menembus posisi ke-15, Veda akhirnya harus mengakhiri balapan di posisi ke-20.

Balapan Moto3 Aragon 2026 yang berlangsung di Sirkuit MotorLand Aragon, Alcaniz, Minggu (30/8/2026), dimenangkan oleh Maximo Quiles.

Quiles finis di posisi pertama setelah pertarungan sengit di barisan depan. David Almansa harus puas menempati podium kedua, sedangkan Marco Morelli melengkapi posisi tiga besar.

Sementara itu, Veda Ega Pratama yang memulai balapan dari posisi ke-22 sebenarnya sempat memberikan harapan besar.

Usai старт, pembalap muda Indonesia tersebut langsung mampu memperbaiki posisi dan naik ke peringkat ke-19. Pada putaran-putaran awal, Veda terus berusaha menembus posisi yang lebih baik.

Di lap ketiga, Veda sudah berhasil naik ke posisi ke-17.

Balapan semakin menarik karena persaingan di barisan depan berlangsung ketat. David Almansa memimpin sejak awal dengan Maximo Quiles dan Marco Morelli terus memberikan tekanan.

Di tengah persaingan tersebut, insiden yang dialami Jesus Rios menjadi keuntungan bagi sejumlah pembalap di belakangnya.

Jesus Rios mengalami highside keras di Tikungan 17 pada lap keenam dan tidak dapat melanjutkan balapan.

Situasi itu membuat posisi Veda Ega ikut terdongkrak hingga menempati urutan ke-15.

Namun, momentum positif tersebut ternyata tidak mampu dipertahankan.

Veda sempat kehilangan sejumlah posisi dan kembali berada di luar 15 besar. Memasuki pertengahan balapan, pembalap Indonesia itu terus berjuang mempertahankan posisinya di tengah persaingan yang sangat ketat.

Pada lima putaran terakhir, Veda mulai semakin kesulitan dan turun hingga posisi ke-20.

Situasi semakin berat karena pada putaran berikutnya Veda bahkan kembali berada di sekitar posisi старт, yakni urutan ke-22.

Meski terus berusaha memperbaiki posisi pada fase akhir balapan, Veda akhirnya menuntaskan Moto3 Aragon 2026 di peringkat ke-20.

Di barisan depan, pertarungan antara Maximo Quiles dan David Almansa berlangsung dramatis.

Almansa sempat berusaha memangkas jarak dengan Quiles dalam tiga putaran terakhir. Jarak keduanya bahkan semakin tipis menjelang garis finis.

Namun, Almansa tidak mendapatkan kesempatan untuk melakukan manuver penyalipan.

Maximo Quiles akhirnya mempertahankan posisi terdepan dan keluar sebagai pemenang Moto3 Aragon 2026.

David Almansa finis kedua, sedangkan Marco Morelli mengamankan podium ketiga.

Hasil di Aragon membuat Veda Ega Pratama gagal menambah poin dalam klasemen Moto3 2026.

Dengan total 97 poin, Veda harus turun ke posisi ketujuh klasemen sementara.

Posisinya digeser oleh Valentin Perrone, yang kini berada di peringkat keenam dengan koleksi 103 poin setelah finis di posisi kedelapan pada Moto3 Aragon 2026.

Sementara pembalap Malaysia Hakim Danish berhasil mendapatkan tambahan poin setelah finis di posisi ke-12.

Hakim kini mengoleksi 90 poin dan berada tepat di bawah Veda Ega dalam klasemen sementara.

Klasemen Moto3 2026 Usai GP Aragon

1. Maximo Quiles – 256 poin
2. Alvaro Carpe – 159 poin
3. David Almansa – 154 poin
4. Brian Uriarte – 138 poin
5. Marco Morelli – 131 poin
6. Valentin Perrone – 103 poin
7. Veda Ega Pratama – 97 poin
8. Hakim Danish – 90 poin

Meski gagal membawa pulang poin dari Moto3 Aragon 2026, perjalanan musim Veda Ega Pratama masih panjang. Pembalap muda Indonesia itu masih memiliki peluang untuk kembali memperbaiki posisinya pada seri-seri berikutnya.

Risman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *