Batam-(NagoyaPos.Com) – Suplai air bersih ke sejumlah wilayah di Kota Batam kembali mengalami gangguan akibat kebocoran pipa transmisi berdiameter 800 milimeter (mm) di jalur Simpang Plamo menuju Kepri Mall. Kebocoran tersebut diduga dipicu oleh pergeseran tanah akibat curah hujan tinggi yang melanda Batam dalam beberapa hari terakhir.
Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama PT Air Batam Hilir (ABH) langsung melakukan perbaikan darurat guna memulihkan layanan air bersih bagi pelanggan yang terdampak.
Berdasarkan informasi tim teknis ABH, kebocoran kembali terjadi di titik yang sama dengan lokasi perbaikan sebelumnya. Kondisi tanah yang masih labil setelah hujan deras menyebabkan pipa bergeser dan kembali mengalami kerusakan.
Akibat pekerjaan perbaikan tersebut, suplai air bersih ke sejumlah kawasan harus dihentikan sementara. Wilayah yang terdampak antara lain Kelurahan Taman Baloi, Teluk Tering, Sukajadi, serta kawasan di sekitarnya.
Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan pihaknya telah mengerahkan seluruh sumber daya teknis untuk mempercepat proses perbaikan.
Namun demikian, proses pekerjaan sempat mengalami kendala karena cuaca buruk. Saat tahapan dewatering atau pengurasan air berlangsung, hujan deras kembali mengguyur lokasi perbaikan sehingga menghambat pekerjaan.
“Waktu pengerjaan mengalami keterlambatan karena faktor keselamatan tim teknis yang bekerja di area berlumpur. Namun kami akan berupaya semaksimal mungkin agar pekerjaan dapat selesai pada pukul 16.00 WIB dan aliran air kembali normal sekitar dua jam setelahnya,” ujar Ariastuty, Kamis (11/6).
Ia menjelaskan, setelah proses dewatering selesai, pekerjaan akan dilanjutkan dengan penggalian lumpur, pengangkatan pipa yang rusak, pemasangan pipa baru, pemasangan baut dan pengelasan, pemasangan penyangga pipa (support), hingga tahapan pemulihan distribusi air kepada pelanggan.
BP Batam juga mengimbau masyarakat yang berada di wilayah terdampak agar segera menyiapkan dan menampung cadangan air secukupnya selama proses perbaikan berlangsung.
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Kami juga mengimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk menyiapkan cadangan air selama pekerjaan berlangsung,” katanya.
Ariastuty menegaskan BP Batam akan terus menyampaikan perkembangan pekerjaan secara berkala kepada masyarakat.
“Dukungan dan pengertian masyarakat sangat kami harapkan demi menjaga keandalan jaringan distribusi air bersih Kota Batam dalam jangka panjang,” tutupnya. (*)
Reporter : RY














