Batam, Nagoyapos.com – Suasana haru sekaligus penuh kebahagiaan mewarnai penyerahan bantuan kursi roda kepada penyandang disabilitas di Kota Batam, Senin (6/7/2026). Tawa lepas seorang anak yang duduk di kursi roda menjadi pemandangan yang menyentuh hati, menggambarkan bagaimana perhatian dan kepedulian mampu menghadirkan harapan baru bagi mereka yang membutuhkan.
Dalam kegiatan tersebut, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Batam, Erlita Amsakar, menyerahkan 30 unit kursi roda kepada para penyandang disabilitas. Bantuan ini merupakan bagian dari program kerja TP-PKK Kota Batam sekaligus rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Tahun 2026 tingkat Kota Batam.
Erlita tampak menyapa satu per satu para penerima bantuan. Ia berbincang dengan penuh kehangatan, memberikan semangat kepada para penyandang disabilitas dan keluarga yang mendampingi mereka.
Momen tersebut bukan sekadar seremoni penyerahan bantuan, tetapi menjadi wujud nyata kepedulian agar para penerima dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih mudah dan mandiri.
“Semoga alat bantu ini dapat membantu memudahkan aktivitas bapak dan ibu semua,” ujar Erlita.
Menurut Erlita, perhatian terhadap penyandang disabilitas merupakan bagian dari komitmen bersama untuk mewujudkan Kota Batam yang inklusif, di mana setiap warga memiliki kesempatan yang sama untuk hidup mandiri, produktif, dan berpartisipasi aktif dalam kehidupan bermasyarakat.
Program bantuan kursi roda ini juga menjadi bagian dari layanan rehabilitasi sosial bagi penyandang disabilitas. Selain meningkatkan aksesibilitas dan mobilitas, bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup para penerima manfaat.
Melalui kegiatan ini, TP-PKK Kota Batam terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota Batam dalam menghadirkan berbagai program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya kelompok rentan.
Langkah tersebut diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi para penerima bantuan, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong, kepedulian sosial, serta mewujudkan pembangunan yang inklusif dan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat Kota Batam.
Risman













