<
Hukum  

Heboh di Batam! Video Percobaan Pencurian Kotak Infak Masjid Viral, Pelaku Mengaku Lapar

Heboh di Batam! Video Percobaan Pencurian Kotak Infak Masjid Viral, Pelaku Mengaku Lapar
Pelaku yang mencoba membuka kotak infak Masjid Al-Barkah, Baloi Persero, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam akhirnya dibebaskan setelah ditangkap (tangkapan cctv)

Batam, Nagoyapos.com – Video dugaan percobaan pencurian kotak infak di Masjid Al-Barkah, Baloi Persero, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), viral di media sosial. Aksi pria yang terekam kamera pengawas (CCTV) itu menjadi perhatian publik setelah rekamannya beredar luas.

Dalam video tersebut, seorang pria diduga berusaha membongkar kotak infak yang berada di dalam masjid. Namun, aksinya gagal sehingga uang di dalam kotak infak tidak sempat dibawa kabur.

Kapolsek Lubuk Baja, Kompol Deni Langie, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan kejadian berlangsung pada Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 01.00 WIB.

“Terduga pelaku mencoba melakukan pencurian kotak amal di Masjid Al-Barkah Baloi Persero,” kata Deni, Jumat (24/7/2026).

Kabur Setelah Melihat Ada Orang Datang ke Masjid

Berdasarkan hasil penyelidikan, pria berinisial DS diduga berupaya membuka kotak infak di dalam masjid.

Namun sebelum berhasil mengambil uang, pelaku memilih melarikan diri karena mengetahui ada seseorang yang datang ke area masjid.

“Pelaku belum sempat mengambil uang di dalam kotak infak. Ia kabur karena melihat ada orang yang datang ke masjid,” jelas Deni.

Aksi tersebut terekam jelas oleh kamera CCTV masjid dan kemudian viral di berbagai platform media sosial.

Diamankan Warga di Warnet

Setelah video beredar, sejumlah warga mengenali terduga pelaku. DS kemudian diamankan saat berada di sebuah warung internet (warnet) di kawasan Villa Mas, Sungai Panas.

Warga selanjutnya melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

“Pelaku selanjutnya diamankan petugas saat berada di warnet Villa Mas, Sungai Panas, pada malam tadi,” ujar Deni.

Motif Mengaku Karena Lapar

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi mengungkap motif dugaan percobaan pencurian tersebut.

Menurut pengakuan pelaku, ia nekat melakukan aksinya karena sedang kelaparan. Polisi juga menyebut DS diketahui kerap tidur di kawasan pinggir jalan.

“Motif pelaku melakukan aksinya itu karena lapar,” ungkap Kapolsek.

Pengurus Masjid Memilih Berdamai

Meski sempat diamankan dan diperiksa di Polsek Lubuk Baja, kasus tersebut akhirnya tidak berlanjut ke proses hukum.

Pengurus Masjid Al-Barkah memutuskan menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan dan tidak membuat laporan polisi.

Keputusan itu diambil dengan harapan pelaku menyadari perbuatannya dan dapat memperbaiki diri.

“Pihak masjid tidak mempermasalahkan dan memilih tidak melanjutkan kejadian tersebut dengan harapan pelaku dapat memperbaiki diri,” tutur Deni.

Polisi mengapresiasi langkah penyelesaian yang ditempuh pengurus masjid, sekaligus mengimbau masyarakat untuk tetap menempuh jalur hukum apabila menjadi korban tindak pidana serta menyerahkan penanganan pelaku kepada aparat yang berwenang.

Risman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *