<

Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3, High Pressing Jadi Mimpi Buruk Garuda di Piala AFF 2026

Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3, High Pressing Jadi Mimpi Buruk Garuda di Piala AFF 2026
Timnas Indonesia kena bantai 0-3 oleh Vietnam di Piala AFF 2026 (pssi)

Bogor, Nagoyapos.com – Timnas Indonesia tak mampu membendung permainan agresif Vietnam dan harus mengakui keunggulan lawannya dengan skor 0-3 pada laga ketiga Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Senin (3/8/2026) malam WIB.

Skuad asuhan John Herdman tampil kesulitan menghadapi strategi high pressing yang diterapkan Vietnam sejak menit awal. Permainan cepat dan kolektif pasukan Kim Sang Sik membuat lini pertahanan Garuda terus berada di bawah tekanan sepanjang pertandingan.

High Pressing Vietnam Langsung Berbuah Gol

Sejak peluit kick-off dibunyikan wasit Danaskos Timothy Peter, Vietnam langsung mengambil inisiatif menyerang.

Tekanan tinggi yang dilakukan Nguyen Hoang Duc dan rekan-rekannya membuat pemain Indonesia kesulitan mengembangkan permainan.

Hasilnya, pertandingan baru berjalan enam menit, Vietnam sudah membuka keunggulan melalui Nguyen Van Vi yang sukses memanfaatkan serangan cepat untuk menaklukkan kiper Nadeo Argawinata.

Gol cepat tersebut membuat kepercayaan diri Vietnam semakin meningkat.

Pertahanan Garuda Kewalahan, Vietnam Gandakan Keunggulan

Tak memberi kesempatan Indonesia bangkit, Vietnam terus menggempur lini belakang Garuda.

Pada menit ke-14, Nguyen Hai Long berhasil mencetak gol kedua setelah memanfaatkan celah di sisi kanan pertahanan Indonesia.

Gol tersebut memperlihatkan rapuhnya sektor kanan pertahanan Merah Putih yang beberapa kali gagal mengantisipasi pergerakan pemain Vietnam.

Dengan keunggulan dua gol, Vietnam semakin nyaman memainkan tempo pertandingan.

Indonesia Dominan Kuasai Bola, Tapi Sulit Ciptakan Peluang

Meski sempat lebih banyak menguasai bola, Timnas Indonesia kesulitan menembus rapatnya pertahanan Vietnam.

Serangan yang dibangun Marc Klok, Thom Haye, hingga Ragnar Oratmangoen kerap terhenti sebelum memasuki area berbahaya.

Solidnya organisasi pertahanan Vietnam membuat Garuda gagal menciptakan peluang bersih sepanjang babak pertama.

Nguyen Xuan Son Jadi Pembeda

Memasuki babak kedua, pelatih Vietnam Kim Sang Sik memasukkan pemain naturalisasi asal Brasil, Nguyen Xuan Son.

Kehadiran penyerang berusia 29 tahun itu langsung memberikan dampak besar bagi permainan Vietnam.

Tak butuh waktu lama, Xuan Son sukses mencetak gol ketiga Vietnam setelah memanfaatkan tekanan tinggi yang kembali membuat lini belakang Indonesia melakukan kesalahan.

Gol tersebut sekaligus memastikan kemenangan telak Vietnam dengan skor 3-0.

Evaluasi Besar untuk Timnas Indonesia

Kekalahan ini menjadi catatan penting bagi Timnas Indonesia, terutama dalam menghadapi lawan yang menerapkan high pressing secara konsisten.

Sepanjang pertandingan, Garuda beberapa kali kehilangan bola di area sendiri akibat tekanan cepat dari pemain Vietnam.

Selain itu, koordinasi lini pertahanan juga menjadi pekerjaan rumah setelah beberapa kali ditembus melalui serangan cepat lawan.

Hasil ini membuat langkah Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 semakin berat dan membutuhkan hasil maksimal pada pertandingan berikutnya untuk menjaga peluang lolos dari fase grup. (R)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *