<
Batam  

UMKM hingga Seni Budaya Ramaikan Nostalgia di Nongsa, Amsakar Bicara Masa Depan Batam

UMKM hingga Seni Budaya Ramaikan Nostalgia di Nongsa, Amsakar Bicara Masa Depan Batam
Wali Kota Amsakar ikut hadiri acara Nostalgi di Nongsa, Minggu (30/8/2026) (mc batam)

Batam, Nagoyapos.com – Suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan mewarnai kegiatan “Nostalgia di Nongsa” yang digelar di Kompleks Ruko Summerland, Kelurahan Batu Besar, Kecamatan Nongsa, Minggu (30/8/2026).

Kegiatan yang menjadi bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia itu sukses menghadirkan suasana nostalgia sekaligus menjadi ruang silaturahmi bagi masyarakat.

Beragam kegiatan turut memeriahkan acara, mulai dari pertunjukan seni dan budaya, bazar UMKM, hiburan masyarakat hingga penyerahan hadiah bagi para pemenang perlombaan khas perayaan kemerdekaan.

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut memberikan apresiasi atas semangat masyarakat Nongsa dalam menjaga tradisi kebersamaan melalui perayaan kemerdekaan yang dikemas penuh nuansa budaya dan kekeluargaan.

“Semangat kemerdekaan harus terus kita rawat melalui ruang-ruang silaturahmi seperti ini. Kemerdekaan bukan sekadar perayaan tahunan, tetapi momentum untuk memperkuat rasa kekeluargaan dan persatuan antarwarga,” ujar Amsakar.

Amsakar Soroti Peran Masyarakat untuk Kemajuan Batam

Menurut Amsakar, kemajuan pembangunan Kota Batam tidak hanya bergantung pada program pemerintah.

Peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan, kenyamanan, serta kondusivitas lingkungan menjadi bagian penting dalam mendukung percepatan pembangunan kota.

Karena itu, sinergi antara pemerintah dan masyarakat harus terus diperkuat agar pembangunan Batam dapat berjalan secara berkelanjutan.

Amsakar menilai kegiatan kemasyarakatan seperti “Nostalgia di Nongsa” memiliki arti penting karena menjadi ruang pertemuan warga dari berbagai latar belakang.

Selain menjaga hubungan sosial, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk memperkuat rasa persatuan dan kebersamaan.

Nongsa Punya Potensi Besar untuk Batam

Dalam kesempatan tersebut, Amsakar juga menyoroti besarnya potensi yang dimiliki Kecamatan Nongsa.

Menurutnya, kawasan Nongsa memiliki peluang besar untuk terus berkembang, terutama di sektor pariwisata, ekonomi kreatif, serta nilai sejarah dan budaya yang dimiliki wilayah tersebut.

“Nongsa memiliki potensi besar, baik dari sektor pariwisata, ekonomi kreatif, maupun nilai historisnya. Melalui kegiatan kebudayaan dan kemasyarakatan seperti ini, kita tidak hanya bernostalgia, tetapi juga memupuk optimisme untuk membawa Batam semakin maju,” katanya.

Pernyataan tersebut menjadi dorongan bagi masyarakat untuk terus menjaga dan mengembangkan potensi daerah.

Nongsa selama ini dikenal sebagai salah satu kawasan strategis di Batam yang memiliki daya tarik wisata, kawasan pesisir, hingga peluang besar dalam pengembangan ekonomi kreatif.

UMKM Ikut Jadi Perhatian

Di tengah kemeriahan acara, Amsakar juga menyempatkan diri mengunjungi sejumlah pelaku UMKM yang ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Ia berinteraksi langsung dengan para pelaku usaha dan masyarakat yang hadir.

Kehadiran bazar UMKM menjadi salah satu bagian penting dalam kegiatan “Nostalgia di Nongsa” karena memberikan ruang bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat.

Tak hanya menikmati hiburan, warga juga dapat berinteraksi dan menikmati berbagai produk yang ditawarkan pelaku UMKM.

Hadiah Lomba dan Foto Bersama

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang perlombaan khas perayaan Hari Kemerdekaan.

Suasana semakin hangat ketika masyarakat dan jajaran pemerintah melakukan foto bersama.

Kegiatan “Nostalgia di Nongsa” pun menjadi lebih dari sekadar acara hiburan.

Di tengah semangat peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, kegiatan tersebut menjadi pengingat pentingnya menjaga silaturahmi, persatuan dan rasa kebersamaan.

Melalui semangat nostalgia dan kebudayaan, masyarakat Nongsa menunjukkan bahwa perayaan kemerdekaan tidak hanya tentang mengenang perjuangan masa lalu, tetapi juga membangun optimisme untuk masa depan. (R)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *