<
Batam  

Cegah Bullying dan Perkelahian, Polisi Edukasi Siswa SD di Batu Ampar

Personel Polsek Batu Ampar memberikan penyuluhan tentang bahaya perundungan dan perkelahian kepada siswa SD Negeri 002 Tanjung Sengkuang, Batam, saat upacara bendera, Senin (26/10/2026).

Batam-(NagoyaPos.Com) – Pencegahan perundungan atau bullying dan perkelahian pelajar perlu dimulai sejak bangku sekolah dasar. Polsek Batu Ampar menyambangi SD Negeri 002 Tanjung Sengkuang, Batam, Senin (26/10), untuk mengingatkan siswa pentingnya disiplin, saling menghormati, dan menyelesaikan persoalan tanpa kekerasan.

Edukasi tersebut disampaikan melalui program Polisi Peduli Pendidikan (POLIDIK) saat upacara bendera yang berlangsung pukul 07.15 hingga 08.00 WIB.

Aiptu Icuk Sogianto dari Unit Binmas Polsek Batu Ampar bertindak sebagai pembina upacara sekaligus memberikan penyuluhan mengenai perkelahian antarpelajar.

Dalam kegiatan itu, siswa diajak memahami bahwa tindakan mengejek, merundung, maupun berkelahi dapat merugikan diri sendiri dan orang lain. Para pelajar juga diingatkan untuk menaati aturan sekolah serta membangun pertemanan yang sehat.

Ketika menghadapi perselisihan, siswa diharapkan tidak mudah terpancing emosi atau menyelesaikan masalah dengan kekerasan. Mereka didorong untuk berbicara baik-baik dan meminta bantuan guru apabila menghadapi persoalan yang tidak dapat diselesaikan sendiri.

Selain membahas perundungan dan perkelahian, personel kepolisian mengingatkan siswa agar disiplin waktu, rajin belajar, dan tekun mengejar cita-cita.

Kegiatan yang dipimpin Wakapolsek Batu Ampar Iptu Andria bersama personel Binmas dan Bhabinkamtibmas tersebut merupakan bagian dari upaya membangun kedekatan polisi dengan lingkungan pendidikan.

Petugas juga mengenalkan layanan Polisi 110 kepada para siswa sebagai saluran untuk meminta bantuan kepolisian ketika terjadi gangguan keamanan atau keadaan darurat.

Melalui program POLIDIK, Polsek Batu Ampar berharap sekolah menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi siswa untuk belajar tanpa takut mengalami perundungan maupun kekerasan. Kegiatan berlangsung aman dan kondusif. (*)

 

 

Reporter : RY

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *