<
Batam  

Kapolda Kepri Serap Keluhan Warga Bengkong, dari Kenakalan Remaja hingga Kemacetan

Kapolda Kepri Irjen Pol Suhendri berdialog dengan warga dalam program Ngopi Bareng Masyarakat di Kantor Camat Bengkong, Batam, Rabu (28/10) malam.

Batam-(NagoyaPos.Com) – Persoalan kenakalan remaja, ancaman narkoba, kemacetan hingga konflik lahan menjadi sorotan warga dalam dialog bersama Kapolda Kepri Irjen Pol Suhendri di Kantor Camat Bengkong, Rabu (28/10) malam. Melalui program Ngopi Bareng Masyarakat, warga menyampaikan langsung berbagai persoalan yang membutuhkan perhatian dan penanganan lintas instansi.

Dalam pertemuan bertema “Jom Kita Duduk Semeja, Minum Kopi Sambil Bercerita” tersebut, warga mengapresiasi kehadiran SMK Negeri 13 Bengkong yang dinilai membantu akses pendidikan kejuruan. Namun, mereka juga meminta peningkatan patroli kepolisian untuk mengantisipasi potensi gesekan antarpelajar.

Selain persoalan remaja, warga menyoroti kemacetan di Simpang Nayon, perbatasan Bengkong dan Batam Center. Penambahan rambu lalu lintas, penerangan jalan umum (PJU), serta penertiban parkir liar turut menjadi masukan dalam dialog tersebut.

Warga juga menyampaikan apresiasi atas respons kepolisian dalam memediasi sengketa lahan di kawasan perumahan lama dan Kampung Harapan.

Kapolda Kepri Irjen Pol Suhendri mengingatkan bahwa persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat tidak bisa hanya dibebankan kepada kepolisian. Peran keluarga, sekolah, dan lingkungan dinilai penting untuk melindungi generasi muda dari berbagai ancaman, terutama penyalahgunaan narkoba.

Ia meminta orang tua meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika yang dapat merusak masa depan mereka.

“Betul-betul saya beri pesan kepada bapak-ibu sekalian untuk membentengi anak kita jangan sampai menjadi korban penyalahgunaan narkoba,” pesannya.

Suhendri juga mengingatkan masyarakat agar lebih bijak menggunakan media sosial. Menurutnya, kemudahan merekam dan menyebarkan informasi melalui telepon genggam harus diimbangi dengan sikap kritis dalam memeriksa kebenaran informasi.

Ia menilai informasi yang beredar di media sosial belum tentu benar sehingga masyarakat perlu memastikan fakta sebelum membagikannya kepada orang lain.

Di sisi lain, Kapolda mengajak masyarakat menjaga kerukunan di tengah perkembangan Batam sebagai kota industri dan perdagangan yang dihuni berbagai suku serta latar belakang. Persatuan dinilai menjadi salah satu modal penting untuk menjaga keamanan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Camat Bengkong Fairuz Batubara menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menyebut koordinasi lintas sektor menjadi kebutuhan penting di wilayah Bengkong yang terdiri dari empat kelurahan, yakni Tanjung Buntung, Bengkong Indah, Bengkong Laut, dan Sadai, dengan jumlah penduduk sekitar 140 ribu jiwa.

Sementara itu, Kapolsek Bengkong AKP Tigor Dabariba menegaskan jajarannya akan terus memperkuat koordinasi dengan TNI, pemerintah kelurahan, tokoh masyarakat, RT/RW, serta berbagai elemen masyarakat untuk menangani persoalan di lingkungan warga.

Menurutnya, sinergi tersebut diperlukan agar berbagai persoalan, mulai dari gangguan keamanan hingga ketertiban umum, dapat ditangani secara cepat dan tepat.

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Dr. Nona Pricillia Ohei mengatakan program Ngopi Bareng Masyarakat dirancang sebagai agenda rutin mingguan. Kapolda bersama pejabat utama Polda Kepri akan turun langsung ke berbagai kecamatan hingga kelurahan untuk menyerap aspirasi masyarakat.

Melalui dialog terbuka tersebut, kepolisian berharap keluhan dan masukan warga dapat ditindaklanjuti secara kolaboratif sehingga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Batam tetap terjaga. (*)

 

 

Reporter : RY

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *