Batam, Nagoyapos.com – Persaingan memperebutkan tempat di skuad Timnas U-20 Indonesia semakin terbuka. Pelatih Nova Arianto tidak hanya mempertimbangkan pemain diaspora, tetapi juga memantau talenta lokal yang tampil menonjol di kompetisi domestik menjelang Piala Asia U-20 2027.
Nova menegaskan seluruh pemain yang memiliki darah Indonesia berpeluang mendapatkan kesempatan membela Garuda Muda. Namun, status diaspora maupun pemain lokal bukan menjadi faktor utama dalam menentukan pilihan.
Salah satu nama yang masuk dalam radar pemantauan adalah Joshua Baker, adik dari Mitchell Baker. Joshua sebelumnya sudah mengikuti pemusatan latihan (TC) Timnas U-20 Indonesia di China pada September 2026.
“Ya, sekali lagi semua opsi itu kita coba ya, ada Josh Baker, ada beberapa pemain dan sekali lagi semuanya akan kita coba,” kata Nova Arianto kepada awak media, termasuk BolaSport.com.
Menurut Nova, setiap pemain tetap harus menunjukkan kualitas dan kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan tim.
“Pada akhirnya kita akan lihat apakah pemain-pemain tersebut memang pantas untuk bermain untuk Indonesia U-20 atau tidak. Saya tidak pernah menilai mereka dari diaspora ataupun dari lokal,” ujarnya.
Ia menambahkan, selama pemain tersebut memiliki darah Indonesia, peluang untuk memperkuat Timnas Indonesia tetap terbuka.
Striker Kendal Tornado FC Ikut Dilirik
Selain memantau pemain diaspora, Nova Arianto juga memberikan perhatian kepada sejumlah pemain yang tampil impresif di kompetisi Championship atau Liga 2 musim ini.
Salah satu nama yang menarik perhatiannya adalah Ousmane Maiket Camara, striker Kendal Tornado FC berdarah Guinea. Pemain tersebut sudah mencatatkan tiga gol di kompetisi kasta kedua sepak bola Indonesia.
Nova menilai performa Camara layak mendapatkan perhatian dan membuka peluang untuk memberikan kesempatan kepadanya mengikuti proses pemantauan Timnas U-20.
“Beberapa posisi memang masih kurang, terutama di wingback, center-back, termasuk di sayap. Itu yang akan kita cari,” jelas Nova.
Ia mengaku bersyukur karena menemukan sejumlah pemain potensial di Liga 2 yang menunjukkan perkembangan positif.
“Salah satunya adalah Camara yang bermain di Kendal Tornado yang sudah cetak tiga gol. Saya pikir kita akan berikan kesempatan untuk kita lihat perkembangannya,” tambahnya.
Timnas U-20 Indonesia Agendakan Uji Coba Lawan Yordania dan Amerika Serikat
Di tengah proses pencarian pemain, Timnas U-20 Indonesia juga terus mematangkan persiapan menghadapi Piala Asia U-20 2027.
Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung pada 24 Maret hingga 1 April 2027 di China. Artinya, Garuda Muda masih memiliki waktu untuk membangun kekuatan dan mematangkan komposisi skuad.
Salah satu agenda persiapan yang disiapkan Nova adalah menjalani dua pertandingan uji coba internasional pada FIFA Matchday November 2026.
Timnas U-20 Indonesia direncanakan bertolak ke Turki untuk menghadapi Yordania dan Amerika Serikat.
Nova menjelaskan, pemanggilan pemain saat ini perlu menyesuaikan jadwal kompetisi karena sebagian besar pemain masih memperkuat klub masing-masing di Super League dan Championship.
“Rencana uji coba akan kita buat di FIFA Matchday karena pemain saat ini bermain untuk Super League dan Championship. Jadi, saat ini kami hanya bisa memanggil mereka saat periode FIFA Matchday,” ungkapnya.
“Kami rencanakan akan ke Turki untuk mengadakan uji coba di sana. Rencananya November ini, kami akan melawan Yordania dan Amerika Serikat,” tutup Nova.
Dengan terbukanya peluang bagi pemain diaspora maupun talenta Liga 2, persaingan masuk skuad Timnas U-20 Indonesia diperkirakan semakin ketat. Nova kini memiliki tugas menemukan komposisi terbaik untuk menghadapi persaingan di Piala Asia U-20 2027.
RM














