<

Optimalkan Digital Marketing, Pelatihan Media Sosial dan Live Streaming Dorong UMKM Tanjungpinang Naik Kelas

Tanjungpinang-(NagoyaPos.Com)- Minimnya penggunaan digital marketing oleh pelaku UMKM di Tanjungpinang menjadi perhatian serius dalam upaya pengembangan usaha. Meski hampir semua pelaku UMKM memiliki smartphone dan akses ke berbagai platform media sosial seperti Facebook, Instagram, TikTok, WhatsApp Business, dan YouTube, namun penggunaan media sosial lebih banyak sebagai hiburan daripada alat pemasaran efektif.

Hal ini diungkapkan oleh Dev Yanti Nur, Ketua SMSI Tanjungpinang, saat memberikan materi pelatihan Digital Marketing kepada peserta UMKM di Aston Hotel Tanjungpinang, Rabu (17/9). “Hanya sebagian kecil pelaku UMKM yang benar-benar memanfaatkan akun bisnis mereka untuk promosi, dan dari jumlah tersebut belum banyak yang mendapatkan peningkatan penjualan,” ujarnya.

Data dari hasil kalkulasi algoritma menunjukkan bahwa di Kota Tanjungpinang belum banyak kreator konten produktif yang mampu membuat produk UMKM viral. Dev Yanti menambahkan bahwa digital marketing berfungsi merobohkan batas ruang, waktu, dan jarak sehingga informasi bisa tersampaikan dengan cepat dan jelas kepada target pasar.

Riki Rionaldi, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Kepulauan Riau, menjelaskan bahwa pelatihan ini menjadi salah satu program strategis pemerintah daerah untuk membantu UMKM menguasai digital marketing dan meningkatkan kapasitas usaha. “Jika UMKM tidak didorong melalui pelatihan, maka mereka akan tertinggal oleh daerah lain yang lebih cepat beradaptasi dengan teknologi,” katanya.

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, melalui program dana alokasi khusus Kementerian Koperasi dan UMKM, telah menyelenggarakan pelatihan yang melibatkan ribuan pelaku UMKM dengan target meningkatkan kualitas brand dan kemampuan teknologi digital mereka.

Selain itu, Riki mengajak para pelaku UMKM yang aktif di dunia digital untuk bergabung dalam program beasiswa konten kreator dan affiliate marketing melalui link bit.ly/creatorjoin. Program ini bertujuan membekali para kreator konten dan afiliator agar mampu mengembangkan usaha dan produk mereka hingga viral di media sosial.

Program ini mendapat dukungan penuh dari Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, yang berharap UMKM dapat terus tumbuh, berkembang, dan membuka peluang kerja melalui eksplorasi potensi lokal seperti alam, kuliner, dan budaya.

Ke depan, diharapkan para UMKM juga bisa memanfaatkan akses permodalan melalui Koperasi Merah Putih yang segera diluncurkan sebagai bagian dari upaya memperkuat usaha kecil dan menengah di daerah.(Fjr)

 

 

Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *