Batam-(NagoyaPos.Com) – Badan Pengusahaan (BP) Batam memperkuat kolaborasi dengan dunia akademik melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) bersama Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), Selasa (23/6).
Kerja sama strategis yang berlangsung di Marketing Centre BP Batam tersebut ditandatangani langsung oleh Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, dan Rektor UMRAH, Prof. Dr. Agung Dhamar Syakti. Penandatanganan turut disaksikan jajaran pimpinan kedua institusi.
Kesepakatan ini mencakup berbagai bidang kerja sama, mulai dari asistensi, kajian, konsultasi, penelitian, pengembangan kompetensi sumber daya manusia, pemanfaatan sarana dan prasarana, hingga kolaborasi lain yang mendukung pembangunan daerah.
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa kerja sama tersebut tidak boleh berhenti sebatas seremoni, melainkan harus diwujudkan dalam program-program konkret yang memberikan manfaat bagi pembangunan wilayah dan kesejahteraan masyarakat.
“Yang terpenting adalah bagaimana kerja sama ini dapat ditindaklanjuti melalui langkah-langkah nyata yang mendukung pertumbuhan investasi, pembangunan wilayah, dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan,” ujar Amsakar.
Menurutnya, kolaborasi dengan UMRAH menjadi semakin strategis seiring bertambahnya cakupan wilayah kerja BP Batam yang kini mencakup 22 pulau setelah adanya penyesuaian sejumlah regulasi pemerintah terkait Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam.
Dengan perluasan wilayah tersebut, BP Batam membutuhkan dukungan akademik dan riset yang kuat guna merumuskan kebijakan pembangunan yang tepat, khususnya pada sektor kemaritiman, investasi, dan pengembangan kawasan.
Amsakar berharap UMRAH sebagai perguruan tinggi yang memiliki fokus pada pendidikan dan riset kemaritiman dapat berkontribusi melalui berbagai penelitian, kajian ilmiah, serta inovasi yang relevan dengan kebutuhan pembangunan Batam ke depan.
Sementara itu, Rektor UMRAH, Prof. Dr. Agung Dhamar Syakti, menyatakan kesiapan pihaknya untuk mendukung berbagai program BP Batam melalui penguatan riset, ilmu pengetahuan dan teknologi, inovasi maritim, serta pengabdian kepada masyarakat.
“Kami siap berkolaborasi dalam penguatan riset dan teknologi, inovasi budaya maritim, serta pengabdian kepada masyarakat. Sinergi ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi Batam sebagai episentrum ekonomi Kepulauan Riau dan kawasan Indonesia bagian barat,” ujarnya.
Melalui kerja sama ini, BP Batam dan UMRAH berkomitmen membangun sinergi berbasis riset dan inovasi guna mendukung pengembangan investasi, pertumbuhan ekonomi daerah, serta pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan. (*)
Reporter : RY














