Batam, Nagoyapos.com – Kabar baik bagi masyarakat Batam. Pemerintah Kota (Pemko) Batam mendukung penuh implementasi Program Digitalisasi Perlindungan Sosial (Perlinsos) yang memungkinkan masyarakat mendaftar bantuan sosial (bansos) secara mandiri melalui sistem digital.
Melalui Portal Perlinsos, masyarakat kini dapat mengajukan berbagai program bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH) maupun Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dengan proses yang lebih mudah, cepat, transparan, dan akuntabel.
Batam menjadi salah satu dari 43 kabupaten/kota yang ditunjuk pemerintah pusat sebagai pilot project implementasi digitalisasi bansos nasional.
Program tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Monitoring Pelaksanaan Perluasan Piloting Digitalisasi Bansos yang digelar secara virtual dari Kantor Wali Kota Batam, Selasa (30/6/2026).
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan digitalisasi bansos merupakan bagian dari transformasi tata kelola pemerintahan berbasis elektronik atau e-government yang tengah dikembangkan pemerintah.
“Program ini menjadi cikal bakal roadmap menuju e-government. Dengan digitalisasi, penyaluran bantuan sosial diharapkan semakin tepat sasaran, transparan, dan akuntabel,” ujar Tito.
Sementara itu, Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan pemanfaatan teknologi digital, termasuk kecerdasan artifisial (AI), menjadi langkah besar dalam menciptakan pemerintahan yang lebih efisien.
Menurutnya, transformasi digital perlindungan sosial akan membuat data penerima bansos semakin akurat sehingga penyaluran bantuan dapat dilakukan secara lebih terbuka.
“Untuk pertama kalinya, proses penerimaan bansos dilakukan secara lebih transparan dan akuntabel dengan dukungan teknologi,” kata Luhut.
Ia juga mengapresiasi seluruh kepala daerah yang ikut dalam program percontohan tersebut. Hasil implementasi selama beberapa bulan ke depan akan menjadi dasar penerapan secara nasional yang ditargetkan mulai berlangsung pada Oktober 2026.
“Kami berharap paling lambat akhir Agustus seluruh daerah pilot project sudah menyelesaikan implementasi sehingga rollout nasional dapat dilakukan pada Oktober mendatang,” ujarnya.
Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyatakan Pemko Batam siap menyukseskan program nasional tersebut.
Menurutnya, kehadiran Portal Perlinsos akan mempermudah masyarakat mengakses berbagai program bantuan sosial tanpa harus melalui proses birokrasi yang panjang.
Pemko Batam juga akan terus melakukan sosialisasi agar masyarakat dapat memanfaatkan layanan digital tersebut secara optimal.
Cara Daftar Bansos Online Lewat Portal Perlinsos
Masyarakat yang ingin mengajukan bantuan sosial dapat mengikuti langkah-langkah berikut:
Login ke Portal Perlinsos
* Buka situs resmi Portal Perlinsos.
* Pilih menu “Masuk Dengan IKD”.
* Sistem akan mengarahkan pengguna ke aplikasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).
* Lakukan verifikasi biometrik wajah.
* Setelah berhasil, pengguna otomatis masuk ke halaman utama Portal Perlinsos.
Cara Daftar PKH atau BPNT
Setelah berhasil login, lakukan langkah berikut:
* Klik menu “Daftar Program”.
* Pilih program bantuan yang tersedia, seperti PKH atau BPNT.
* Baca syarat dan ketentuan.
* Setujui penggunaan data pribadi.
* Lakukan verifikasi data pemohon.
* Klik “Setuju dan Daftar”.
* Simpan atau unduh nomor pendaftaran sebagai bukti.
Cara Cek Status Pendaftaran Bansos
Setelah mendaftar, masyarakat dapat memantau perkembangan pengajuan melalui Portal Perlinsos dengan cara:
* Membuka halaman utama Portal Perlinsos.
* Melihat notifikasi terbaru mengenai proses pendaftaran.
* Membuka menu “Program Bantuan Anda”.
Status yang akan muncul antara lain:
* Tahap Proses Verifikasi, artinya data masih dalam proses pemeriksaan.
* Aktif, artinya pendaftaran telah dinyatakan memenuhi syarat dan bantuan siap diproses sesuai ketentuan pemerintah.
Dengan sistem digital ini, pemerintah berharap proses penyaluran bansos menjadi lebih tepat sasaran, meminimalkan penyalahgunaan data, serta memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses berbagai program perlindungan sosial.
Risman














