<

KJRI Johor Bahru Fasilitasi Pemulangan PMI Asal Lombok Timur Korban Kecelakaan ke Indonesia

Petugas KJRI Johor Bahru mendampingi proses pemulangan PMI asal Lombok Timur, Saniah, melalui Pelabuhan Batam Center, Rabu (8/7).

Batam-(NagoyaPos.Com) – Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru memfasilitasi pemulangan seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, bernama Saniah, yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas di Segamat, Johor, Malaysia. Setelah menjalani perawatan intensif dan dinyatakan layak bepergian oleh tim medis, Saniah dipulangkan ke Indonesia melalui Pelabuhan Batam Center.

KJRI Johor Bahru menjelaskan, Saniah mengalami kecelakaan lalu lintas pada 14 Juni 2026 saat menumpang sepeda motor di kawasan Segamat, Johor. Akibat insiden tersebut, ia mengalami patah tulang pada kaki kanan dan harus menjalani perawatan intensif di Hospital Segamat.

Setelah kondisi kesehatannya membaik, KJRI Johor Bahru segera memproses seluruh kebutuhan administrasi dan pemulangannya ke Tanah Air.

Dalam proses tersebut, KJRI menerbitkan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP), mengurus dokumen keimigrasian Malaysia berupa Check Out Memo (COM) dan Special Pass (SP), serta memberikan pendampingan selama keberangkatan dari Pelabuhan Stulang Laut, Johor Bahru menuju Pelabuhan Batam Center.

Setibanya di Batam, Saniah dijadwalkan melanjutkan perjalanan menuju kampung halamannya di Lombok Timur untuk berkumpul kembali dengan keluarga.

Agar proses pemulangan berjalan lancar, KJRI Johor Bahru juga berkoordinasi dengan Direktorat Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri, BP3MI Kepulauan Riau, P4MI Batam, Kantor Imigrasi Batam, Kantor Kesehatan Pelabuhan, serta pemerintah daerah terkait.

Pelaksana Fungsi Konsuler 3 KJRI Johor Bahru, Dhania Afini Lestari, mengimbau seluruh WNI yang bekerja di Malaysia agar menggunakan jalur penempatan yang prosedural serta memiliki dokumen keimigrasian dan ketenagakerjaan yang sah.

“Status keimigrasian dan ketenagakerjaan yang sesuai ketentuan akan memudahkan akses terhadap perlindungan, layanan kesehatan, serta penanganan apabila menghadapi keadaan darurat,” ujarnya.

KJRI Johor Bahru menegaskan komitmennya untuk terus memberikan perlindungan dan pendampingan kepada WNI yang menghadapi permasalahan di wilayah kerja KJRI, termasuk memastikan proses pemulangan dapat berlangsung aman hingga kembali ke daerah asal. (*)

 

 

Reporter : RY

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *