<
Batam  

Macet di Batam Segera Terurai? Ini Daftar 7 Proyek Jalan yang Sedang Dibangun Pemko Batam

Macet di Batam Segera Terurai? Ini Daftar 7 Proyek Jalan yang Sedang Dibangun Pemko Batam
Pemko Batam terus menggesa pengerajan tujuh proyek jalan (dok bmsda batam)

Batam, Nagoyapos.com – Pemerintah Kota (Pemko) Batam terus mempercepat pembangunan infrastruktur jalan di berbagai kawasan strategis. Hingga akhir Juli 2026, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kota Batam mencatat tujuh proyek peningkatan jalan tengah berjalan dengan progres yang terus menunjukkan perkembangan signifikan.

Bahkan, salah satu proyek utama telah mencatat progres fisik lebih dari 50 persen dan ditargetkan mampu mengurangi kemacetan sekaligus memperlancar konektivitas antarwilayah di Kota Batam.

Kepala Dinas BMSDA Kota Batam, Metra Dinata, mengatakan seluruh proyek tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kapasitas jalan, mendukung mobilitas masyarakat, memperkuat akses menuju kawasan industri, permukiman, hingga pusat-pusat ekonomi.

“Seluruh pekerjaan terus kami awasi agar berjalan sesuai spesifikasi dan target waktu yang telah ditetapkan. Kami berharap pembangunan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat setelah rampung,” ujar Metra, seperti dikutip batampos, Senin (3/8/2026).

Jalan Simpang Batamindo–Tanjung Piayu Jadi Proyek Tercepat

Berdasarkan data Bidang Jalan dan Jembatan BMSDA, proyek dengan progres tertinggi saat ini adalah peningkatan Jalan Simpang Batamindo Muka Kuning–Tanjung Piayu (Jalan S. Parman).

Hingga akhir Juli 2026, realisasi fisiknya telah mencapai 52,76 persen, menjadikannya proyek paling maju di antara tujuh ruas jalan yang sedang dikerjakan.

Pekerjaan sepanjang 6,6 kilometer tersebut meliputi perbaikan beton (patching) serta pengaspalan menggunakan lapisan Asphalt Concrete Binder Course (AC-BC) dan Asphalt Concrete Wearing Course (AC-WC) untuk meningkatkan kualitas jalan yang menjadi akses vital menuju kawasan industri Muka Kuning dan permukiman Tanjung Piayu.

Berikut Daftar 7 Proyek Jalan Strategis di Batam dan Progresnya

Berikut progres pembangunan tujuh ruas jalan strategis yang sedang dikerjakan Pemko Batam:

* Jalan Simpang Batamindo Muka Kuning–Tanjung Piayu (Jalan S. Parman): 52,76 persen
* Jalan Simpang Ulil Albab–SPBU Tiban 3: 34,40 persen
* Jalan Kantor Camat Sagulung–Kavling Baru: 29,52 persen
* Jalan Simpang Arteri KDA–Simpang BI (lanjutan): 28,87 persen
* Jalan Simpang Sei Pancur–Simpang Kampung Bagan: 25,46 persen
* Jalan Simpang Kara–Simpang Orchid Park: 21,46 persen
* Jalan Simpang Perumahan Dotamana–SMAN 3: 10,35 persen

Jalan Diperlebar Jadi Empat Lajur

Sejumlah proyek tidak hanya memperbaiki kondisi jalan, tetapi juga memperlebar ruas menjadi dua jalur empat lajur untuk meningkatkan kapasitas lalu lintas.

Pembangunan Jalan Simpang Ulil Albab–SPBU Tiban 3 sepanjang 1,7 kilometer misalnya, akan menjadi akses baru yang lebih lega bagi masyarakat di kawasan Tiban.

Sementara itu, Jalan Kantor Camat Sagulung–Kavling Baru sepanjang 1,55 kilometer juga akan ditingkatkan menjadi dua jalur empat lajur menggunakan konstruksi beton yang dilapisi aspal agar lebih kuat dan tahan lama.

Di sisi lain, proyek lanjutan Jalan Simpang Arteri KDA–Simpang BI sepanjang 4,4 kilometer tidak hanya memperlebar badan jalan, tetapi juga menghadirkan fasilitas pedestrian guna meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pejalan kaki.

Sedangkan Jalan Simpang Sei Pancur–Simpang Kampung Bagan sepanjang 3,2 kilometer, Jalan Simpang Kara–Simpang Orchid Park, serta Jalan Simpang Perumahan Dotamana–SMAN 3 juga dirancang menjadi jalan dua jalur empat lajur untuk mengantisipasi meningkatnya volume kendaraan di masa mendatang.

Dukung Ekonomi dan Investasi Batam

Metra menegaskan pembangunan infrastruktur jalan merupakan salah satu prioritas Pemko Batam untuk mendukung pertumbuhan kota yang semakin pesat.

Menurutnya, bertambahnya kapasitas jalan diharapkan mampu mengurangi titik-titik kemacetan, mempercepat distribusi barang dan jasa, serta meningkatkan daya saing Batam sebagai kawasan industri dan investasi.

“Dengan bertambahnya kapasitas jalan, diharapkan kemacetan di sejumlah ruas utama dapat berkurang sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi dan investasi di Kota Batam,” katanya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat melintasi lokasi proyek, mengikuti rambu-rambu lalu lintas, dan mematuhi arahan petugas demi menjaga keselamatan selama proses pembangunan berlangsung.

Melalui percepatan pembangunan tujuh ruas jalan strategis ini, Pemko Batam optimistis konektivitas antarwilayah akan semakin baik, mobilitas masyarakat semakin lancar, dan aktivitas ekonomi terus tumbuh seiring meningkatnya kualitas infrastruktur kota. (R)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *