Batam, Nagoyapos.com — Sebanyak 1.000 paket beras dibagikan kepada anak yatim dan masyarakat di Kecamatan Sekupang, Batam, Minggu (13/9/2026).
Aksi sosial tersebut melibatkan Wali Kota Batam Amsakar Achmad, Polresta Barelang, dan Asosiasi Kota (Askot) PSSI Kota Batam. Pembagian berlangsung di Perumahan Villa Sampurna 1, Kelurahan Tiban Indah.
Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian bersama untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat sekaligus menjaga daya beli di tengah upaya pengendalian inflasi.
Amsakar mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi menjadi kekuatan penting untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Ini acara yang luar biasa. Ini menandakan bahwa kolaborasi dan kerja sama adalah kunci untuk membuat Batam semakin hebat,” ujar Amsakar.
Menurut Amsakar, pengendalian inflasi membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dalam menjaga daya beli masyarakat, sehingga kegiatan sosial seperti pembagian bahan pokok dinilai dapat menjadi salah satu bentuk dukungan nyata.
“Untuk meningkatkan daya beli masyarakat, salah satu yang kita lakukan adalah berupaya membagikan 1.000 paket beras. Mudah-mudahan semakin banyak warga yang bisa kita bantu sehingga upaya menekan dampak inflasi dapat kita lakukan bersama,” katanya.
Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen
Di tengah kegiatan sosial tersebut, Amsakar juga menyampaikan sejumlah indikator positif perkembangan ekonomi Batam.
Hingga semester I 2026, pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 7,28 persen. Realisasi investasi juga telah berada di kisaran Rp29,9 triliun.
Tak hanya itu, tingkat kemiskinan disebut turun dari 4,86 persen menjadi 3,81 persen. Sementara tingkat pengangguran terbuka juga menurun dari 7,06 persen menjadi 6,76 persen.
“Ini menandakan bahwa ekonomi di Batam semakin bergerak,” kata Amsakar.
Meski sejumlah indikator menunjukkan perkembangan positif, Amsakar menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi harus diikuti dengan pemerataan manfaat pembangunan.
Pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan, lanjutnya, perlu memastikan pertumbuhan ekonomi memberikan dampak yang benar-benar dirasakan masyarakat.
Sementara itu, Ketua Askot PSSI Kota Batam sekaligus Anggota DPRD Kota Batam, Rival Pribadi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus dukungan terhadap program pemerintah.
Ia berharap aksi sosial serupa dapat terus digelar dan menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.
“Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah, khususnya bagaimana kita bersama-sama membantu masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan,” ujar Rival.
Melalui kegiatan tersebut, kolaborasi antara pemerintah, aparat, organisasi olahraga, dan masyarakat diharapkan semakin kuat. Semangat gotong royong dinilai penting agar pembangunan Batam tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kapolresta Barelang Kombes Anggoro Wicaksono, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kepulauan Riau Guntur Sahat Hamonangan, Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Batam Zulkifli Aman, Camat Sekupang Ersan, Kapolsek Sekupang Kompol Hippal Tua Sirait, serta Komandan Koramil 02/Sekupang Kapten Inf. H.P. Siregar.
RM














