Batam-(NagoyaPos.Com) – Kepulauan Riau tak ingin hanya dikenal sebagai daerah tujuan wisata belanja dan rekreasi. Potensi wisata kesehatan dan kebugaran atau wellness tourism mulai dibidik sebagai ceruk baru untuk menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.
Langkah itu ditandai dengan dilantiknya kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perkumpulan Praktisi Wellness Indonesia (PPWI) Kepri di The Sidjih Wellness Village, Batam, Jumat (18/9/2026).
Pelantikan dilakukan langsung Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) PPWI drg. Mia Purwandari, MM, Dipl. CIDESCO, Dipl. Spa, CHHMP.
Kehadiran PPWI Kepri membawa agenda yang lebih luas dari sekadar pembentukan organisasi. Salah satu fokusnya adalah menyiapkan praktisi wellness yang kompeten dan tersertifikasi, sekaligus membangun jejaring dengan hotel, resort, pelaku pariwisata dan dunia usaha.
Ketua Umum DPP PPWI drg. Mia Purwandari mengatakan, Kepri merupakan DPD PPWI ke-11 di Indonesia. Penguatan kompetensi praktisi menjadi salah satu prioritas yang akan didorong melalui pelatihan dan sertifikasi.
“Pelatihan wellness akan menjadi salah satu prioritas utama kami bekerja sama dengan KADIN Kepulauan Riau guna mencetak praktisi yang kompeten dan tersertifikasi standar nasional maupun internasional,” ujarnya.
Menurutnya, wellness tourism kini berkembang seiring perubahan kebutuhan wisatawan. Berwisata tidak lagi semata-mata mencari hiburan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menjaga kebugaran, relaksasi dan menjalani pola hidup sehat.
Ketua DPD PPWI Kepri Nurhasanah mengatakan, kondisi geografis Kepri yang terdiri dari banyak pulau serta kekayaan alam dan sektor pariwisatanya menjadi modal dalam mengembangkan konsep tersebut.
“Kepri memiliki keunggulan geografis dan kekayaan alam yang sangat mendukung pengembangan wisata kebugaran,” katanya.
Ia mengatakan, PPWI Kepri akan mendorong lahirnya praktisi tersertifikasi sekaligus membangun kemitraan dengan resort dan hotel lokal.
Targetnya, wisatawan yang datang ke Kepri tidak hanya menghabiskan waktu untuk menikmati destinasi, tetapi juga mendapatkan pengalaman wellness yang terintegrasi.
“Melalui pelantikan DPD PPWI Kepri, kami berkomitmen untuk melahirkan praktisi yang tersertifikasi, membangun kemitraan strategis dengan resort serta hotel lokal, dan menghadirkan pengalaman wellness holistik yang berkualitas,” ujarnya.
Dorong Kolaborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Untuk mengembangkan wellness tourism, PPWI Kepri mendorong keterlibatan lintas sektor. Pemerintah daerah dinilai memiliki peran dalam kebijakan dan promosi destinasi, sementara pelaku usaha dapat membuka ruang investasi serta mengembangkan produk dan layanan wellness.
PPWI Kepri juga mendorong sinergi dengan Dinas Pariwisata, Dinas Kesehatan, KADIN Kepri, hotel, resort hingga pelaku UMKM.
Kolaborasi tersebut diharapkan mencakup penguatan promosi, integrasi destinasi wellness ke dalam paket wisata, peningkatan standar layanan, pengembangan tenaga profesional hingga pemberdayaan pelaku usaha lokal.
Dengan begitu, wellness tourism diharapkan tidak berhenti sebagai tren, tetapi berkembang menjadi bagian dari industri pariwisata Kepri.
Susunan Pengurus DPD PPWI Kepri
Ketua: Nurhasanah, S.M.
Wakil Ketua: Rani Rahmawati
Sekretaris: July Kurniasari
Bendahara: Ithru Darina, S.E.
Ketua Bidang Pendidikan, Pelatihan dan Sertifikasi: Ucik Triana
Ketua Bidang Dimensi Wellness: Titin Sutinem
Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan: Feri Ariawan
Ketua Bidang Usaha dan Kerja Sama Antar Lembaga: Silvia Hilda Kusumaningtyas
Hubungan Masyarakat: Astuti. (*)














