Batam-(NagoyaPos.Com) – PT Pegadaian Kantor Wilayah II Pekanbaru terus mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) meningkatkan kualitas dan daya saing produknya. Upaya itu dilakukan melalui program Gerakan UMKM Binaan Pegadaian Naik Kelas (GEMILANG).
Sebanyak 30 UMKM binaan Pegadaian dari berbagai sektor usaha mengikuti pelatihan mengenai packaging, branding, hingga pentingnya pendaftaran merek. Kegiatan berlangsung di Hotel Prime Park Pekanbaru, Kamis (17/9).
Kegiatan dibuka Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kantor Wilayah II Pekanbaru Agus Riyadi, didampingi Kepala Bidang Koperasi dan UKM Provinsi Riau Ditha Mayasari, SE., MM, serta Deputi Bisnis PT Pegadaian Kantor Area Pekanbaru Satriya Bratawijaya.
Agus mengatakan, pengembangan UMKM tidak cukup hanya dengan meningkatkan kualitas produk. Pelaku usaha juga perlu memperhatikan kemasan, membangun identitas merek, serta memahami aspek legalitas untuk memperkuat posisi produknya di pasar.
“UMKM memiliki potensi yang besar untuk terus berkembang. Karena itu, penguatan kapasitas menjadi hal yang penting agar pelaku usaha tidak hanya mampu menghasilkan produk yang berkualitas, tetapi juga dapat membangun identitas produk melalui packaging dan branding yang baik, serta memahami pentingnya pendaftaran merek,” ujar Agus.
Menurutnya, kemasan dan merek bukan sekadar pelengkap produk. Keduanya menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan konsumen sekaligus meningkatkan nilai tambah sebuah produk.
“Melalui GEMILANG, kami ingin memberikan pembekalan yang praktis dan relevan dengan kebutuhan UMKM saat ini. Harapannya, ilmu yang diperoleh dalam kegiatan ini dapat langsung diterapkan sehingga produk UMKM binaan Pegadaian semakin memiliki nilai tambah dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas,” tambahnya.
Sementara itu, Ditha Mayasari mengapresiasi langkah Pegadaian yang memberikan edukasi dan pendampingan kepada pelaku UMKM.
Ia menilai, kemampuan mengemas produk, membangun branding, dan memiliki legalitas merek menjadi bagian penting bagi UMKM untuk menghadapi persaingan pasar.
“Kami mengapresiasi kegiatan yang dilakukan Pegadaian karena memberikan pengetahuan yang sangat dibutuhkan oleh pelaku UMKM. Produk yang berkualitas perlu didukung dengan kemasan yang menarik, branding yang kuat, dan legalitas merek yang jelas,” ungkap Ditha.
Menurut Ditha, kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan pelaku UMKM perlu terus diperkuat melalui program pemberdayaan yang berkelanjutan.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan dan menjangkau lebih banyak pelaku UMKM. Dengan kolaborasi dan pendampingan yang berkelanjutan, UMKM di Riau diharapkan semakin mampu meningkatkan kualitas produknya, memperluas akses pasar, dan mengembangkan usahanya secara berkelanjutan,” tuturnya.
Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai strategi packaging untuk meningkatkan daya tarik dan nilai jual produk, pentingnya branding sebagai identitas usaha, serta pendaftaran merek sebagai bagian dari perlindungan aset usaha.
Selain materi, kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi para pelaku UMKM untuk memahami pengembangan produk yang lebih sesuai dengan kebutuhan pasar.
Pegadaian berharap program GEMILANG dapat menjadi wadah pendampingan yang berkelanjutan bagi UMKM binaannya. Program ini diarahkan untuk membantu pelaku usaha meningkatkan kapasitas, memperkuat daya saing, sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas.
Melalui semangat “UMKM Naik Kelas”, Pegadaian menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan UMKM melalui edukasi, pendampingan, dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. (*)
Reporter : RY














