Batam-(NagoyaPos.Com)-Komunitas Wanita Indonesia Tanpa Tembakau (WITT) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menggelar seminar bertajuk “Perempuan Cerdas, Sehat, Mandiri dan Berkepribadian”, yang berlangsung pada Jumat (8/8/2025) di Swiss-Belhotel Harbour Bay, Batam. Seminar ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam menyuarakan bahaya rokok, khususnya bagi perempuan dan generasi muda.
Kegiatan ini mendapat apresiasi langsung dari Nenny Dwiyanna Nyanyang, istri Wakil Gubernur Kepri sekaligus Ketua Badan Koordinasi Organisasi Wanita (BKOW) Kepri. Dalam sambutannya, Nenny memuji dedikasi WITT Kepri yang terus konsisten mengedukasi masyarakat tentang bahaya rokok dan pentingnya hidup sehat.
“Saya sangat mengapresiasi dedikasi komunitas WITT Kepri yang tak kenal lelah menyuarakan bahaya rokok, khususnya bagi kaum perempuan. Ini adalah upaya yang patut dicontoh dan didukung bersama,” ujar Nenny.
Nenny juga menekankan pentingnya menjaga pola hidup sehat, terutama di era digital saat ini yang sangat memengaruhi gaya hidup dan kesehatan masyarakat.
“Menjaga perilaku hidup sehat, seperti menjauhi rokok aktif maupun pasif dan mengelola stres, menjadi sangat penting untuk kesehatan jantung dan kualitas hidup,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua WITT Kepri, Dewi Triyanawati, SH, menyampaikan bahwa seminar ini bertujuan membekali perempuan dengan wawasan serta tips agar dapat menjadi pribadi yang cerdas dalam berpikir dan bertindak, serta berdaya dalam menjaga kesehatan diri dan keluarga dari bahaya tembakau.
“WITT tidak melarang orang merokok karena itu hak pribadi. Namun, kami berupaya mengedukasi agar masyarakat memahami dampak buruknya dan meminimalisir risikonya, terutama di lingkungan keluarga,” kata Dewi.
Seminar ini juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan memperingati 80 Tahun Kemerdekaan RI, dan mengusung visi-misi WITT untuk mendukung kemajuan kesehatan perempuan, keluarga, dan bangsa.
Turut hadir sebagai pembicara, Dr. Hj. Dewi Motik Pramono, M.Si, tokoh perempuan nasional dan pendiri WITT Indonesia, dr. Bianca Fransnadia dari Klinik Prodia Batam, serta Fidya Adystiara, Putri Indonesia 2025 perwakilan Kepri, yang turut menyampaikan pesan anti-tembakau kepada generasi muda.
“Kalau disampaikan sesama anak muda, bahasanya lebih nyambung. Hidup sehat tanpa tembakau itu juga keren, lho!” ujar Fidya.
WITT Kepri juga berkolaborasi dengan berbagai pihak, seperti Rumah Sakit Awal Bros, Klinik Prodia, dan ke depan direncanakan dengan BNN untuk penyuluhan bahaya rokok dan narkoba.
Seminar ini dihadiri sekitar 85 peserta dari berbagai organisasi perempuan seperti BKOW, PKK, PIKORI, IWAPI, akademisi, perwakilan perusahaan, IDI, mahasiswa, hingga anggota DPRD. Acara ini dibuka langsung oleh Ketua PKK Kota Batam sekaligus Ketua PIKORI Batam, Ibu Erlita.
WITT Kepri berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dan menjadi pelopor gerakan hidup sehat tanpa asap rokok di Provinsi Kepri. tutupnya.(Fjr)
Redaksi














