Batam, Nagoyapos – Kapolresta Barelang Kombes Pol. Zaenal Arifin mengajak seluruh masyarakat Kota Batam untuk ikut berperan aktif dalam memberantas peredaran barang impor bekas ilegal (balpres) yang kini semakin marak. Seruan ini disampaikan usai penindakan besar terhadap aktivitas bongkar muat mencurigakan di kawasan Sagulung, Sabtu (8/11/2025).
Inisiatif ini menjadi langkah nyata kepolisian dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta stabilitas ekonomi masyarakat Batam, sekaligus memutus mata rantai distribusi barang ilegal yang dapat merugikan negara.
“Mari bersama-sama menjaga keamanan dan selalu melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat,” ujar Zaenal, Minggu (9/11/2025).
Peran Aktif Warga Jadi Kunci Keberhasilan
Kapolresta Zaenal menegaskan pentingnya peran masyarakat sebagai garda terdepan dalam mencegah peredaran balpres ilegal. Ia mengapresiasi warga yang sudah berani melapor terkait aktivitas mencurigakan di Jalan Pelabuhan Sagulung.
Informasi tersebut langsung ditindaklanjuti oleh Satreskrim Polresta Barelang, yang kemudian membentuk tim gabungan dan bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Respons cepat aparat membuktikan bahwa laporan masyarakat tidak akan diabaikan.
“Informasi dari warga sangat berharga. Kami tindaklanjuti dan terbukti, aktivitas bongkar muat ilegal itu nyata adanya,” tambahnya.
Polisi Gerebek Lokasi, 25 Orang Diamankan
Tim gabungan Polresta Barelang yang dipimpin langsung oleh Kombes Zaenal mendatangi lokasi di Jalan Pelabuhan Sagulung sekitar pukul 14.00 WIB. Di sana, petugas menemukan aktivitas bongkar muat kontainer ke truk yang berisi barang impor bekas tanpa dokumen resmi.
Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan 25 orang pria yang diduga terlibat, termasuk sopir dan pekerja bongkar muat. Selain itu, diamankan pula dua kontainer besar, tiga unit truk pengangkut, dan dokumen pengiriman barang yang diduga tidak sah.
“Penindakan ini bentuk komitmen kami untuk memutus rantai distribusi balpres ilegal yang melanggar hukum dan merugikan ekonomi nasional,” tegas Zaenal.
Penyelidikan Berlanjut dan Komitmen Penegakan Hukum
Saat ini, seluruh pelaku tengah menjalani pemeriksaan intensif di Mapolresta Barelang. Polisi juga mendalami siapa pemilik utama barang-barang tersebut dan berupaya mengungkap jaringan distribusi balpres di Batam dan wilayah lainnya.
Zaenal memastikan bahwa Polresta Barelang tidak akan ragu menindak tegas setiap aktivitas ilegal yang dapat merugikan masyarakat. Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan ini adalah hasil nyata kolaborasi antara polisi dan warga Batam.
“Kami berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban. Setiap laporan masyarakat akan kami tindaklanjuti secara serius,” tutupnya. (cr)
















