NagoyaPos.Com-Pemerintah Kota Tanjungpinang terus memperkuat peran koperasi dan pelaku usaha mikro dalam menggerakkan ekonomi masyarakat. Melalui Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disnakerkop dan UM), Pemko menggelar pelatihan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) bagi pengurus Koperasi Merah Putih, sekaligus menyerahkan bantuan alat usaha dari program CSR PT Pegadaian (Persero). Kegiatan berlangsung di Hotel Bintan Plaza, Rabu (12/11).
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua II DPRD Tanjungpinang, perwakilan Kodim 0315/Tanjungpinang, PT Pegadaian, PT Jaffa Group, Kepala Dinas Kominfo, dan Asosiasi Distributor.
Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, mengatakan koperasi dan UMKM memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Menurutnya, pengelolaan koperasi harus dilakukan secara profesional agar mampu berkembang berkelanjutan.
“Sehebat apa pun rencana, tanpa manajemen yang baik tidak akan berhasil. Pelatihan ini diharapkan memperkuat kemampuan pengurus agar Koperasi Merah Putih bisa menjadi contoh bagi koperasi lainnya,” ujar Lis.
Lis menambahkan, saat ini Pemko tengah menjajaki kerja sama dengan sejumlah BUMN untuk memperkuat koperasi melalui penyediaan bahan baku dan pendampingan usaha. Ia berharap pelatihan ini menjadi langkah awal agar Koperasi Merah Putih dapat mulai beroperasi pada tahun depan.
“Pengurus harus proaktif, berinovasi, dan memiliki rencana kerja tahunan yang jelas, sehingga koperasi ini memiliki arah pengembangan yang kuat. Paling tidak, ada keterkaitan dengan pemerintah daerah, BUMD, dan mitra lainnya,” tambahnya.
Kepada penerima bantuan CSR dari Pegadaian, Lis berpesan agar peralatan yang diberikan benar-benar dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha.
“Tidak ada alasan bantuan tidak dimanfaatkan. Kalau gagal tidak apa-apa, yang penting sudah berani memulai,” tegasnya.
Lis juga meminta Disnakerkop dan UM untuk melakukan pemantauan secara berkala agar perkembangan usaha dapat dipastikan berjalan sesuai rencana.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota bersama perwakilan PT Pegadaian menyerahkan bantuan alat usaha secara simbolis kepada 30 pelaku UMKM binaan Pemko Tanjungpinang yang telah mengikuti pelatihan produk unggulan, seperti olahan otak-otak, lakse beku, aneka sambal, kerajinan kulit ikan pari, dan pembuatan jilbab.
Bantuan yang disalurkan meliputi mesin jahit kulit, mesin obras, freezer box, mesin sealer, serta mesin press kaleng dan botol.
“Terima kasih kepada PT Pegadaian atas dukungan dan bantuan yang diberikan kepada para pelaku UMKM binaan Pemko,” ujar Lis.
Sementara itu, Kepala Disnakerkop dan UM Kota Tanjungpinang, Efendi, menjelaskan pelatihan diikuti oleh 55 pengurus Koperasi Merah Putih dan 30 pelaku UMKM penerima bantuan.
“Masih banyak koperasi yang belum dikelola secara optimal akibat lemahnya manajemen dan minimnya inovasi usaha. Melalui pelatihan ini, kami ingin memberikan pemahaman yang benar tentang pengelolaan koperasi yang sehat dan berkelanjutan,” tutupnya.(**)
Reporter : Herry


















