<

PWI Kepri, PWI Batam dan Seniman Batam Galang Rp 9 Juta untuk Korban Banjir, Begini Penyalurannya!

PWI Kepri, PWI Batam dan Seniman Batam Galang Rp 9 Juta untuk Korban Banjir, Begini Penyalurannya!
Donasi PWI Kepri, PWI Batam dan Komunitas Seni Rumahitam yang diserahkan ke Baznas Batam untuk korban bencana Sumatera dimanfaatkan dapur umum dan kesehatan (dok baznas batam)

Batam, Nagoyapos — Donasi hasil penggalangan dana acara “Malam Sastra Sumatra Luka” (MSSL) yang digagas PWI Kepri, PWI Batam, dan Komunitas Seniman Rumahitam Batam resmi disalurkan ke Baznas Kota Batam. Selanjutnya, bantuan tersebut digunakan untuk mendukung operasional dapur umum dan layanan kesehatan di wilayah terdampak banjir besar di Sumatra.

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) saat ini tengah memberikan layanan kemanusiaan di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Salah satu langkah cepat yang dilakukan yaitu mendirikan dapur umum guna memenuhi kebutuhan pangan para pengungsi.

Di Provinsi Aceh, dapur umum berada di Desa Blang Awe, Kabupaten Pidie Jaya, serta Desa Meusi, Kecamatan Kutablang, Kabupaten Bireuen.

Di Sumatra Barat, dapur umum didirikan di Kabupaten Tanah Datar dan Kota Padang.

Sementara di Sumatra Utara, fasilitas serupa beroperasi di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel).

Tim Kesehatan Baznas

Wakil Ketua II Baznas Kota Batam, Muhith Marzuqi Sodho, mengatakan pihaknya juga menurunkan tim kesehatan dan relawan ke titik-titik lokasi bencana. Salah satunya di Desa Marlempang, Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang.

Tenaga medis Rumah Sehat Baznas (RSB) yang bertugas di poli pelayanan umum terdiri dari dr. Guntara, Nadilla Tri Putri Maharani, S.KL., dan Hanifah Almukarramah, A.Md. Farm.

Untuk poli perawatan luka, tim terdiri dari Ns. Bustamam, S.Kep., ACP., CWCC., C.Ht., dan Trikana Prayoga, Amd., Kep.

“Total penerima manfaat mencapai 108 orang, dengan rincian 102 layanan pemberian obat, ditambah 5 tindakan penjahitan luka (hecting), serta perawatan luka terbuka dan perawatan diabetes,” ujar Muhith Marzuqi saat menerima donasi dari PWI Kepri, PWI Batam, dan Komunitas Seniman Rumahitam.

Menurutnya, penyakit yang paling banyak dialami para korban bencana adalah ISPA, dermatitis, hipertensi, ulkus diabetikum, serta luka sedang yang memerlukan perawatan (wound toilet).

Muhith menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang berpartisipasi dalam acara MSSL.
“Terima kasih tak terhingga kepada PWI Kepri, PWI Batam, dan Komunitas Seniman Rumahitam yang ikhlas menggalang dana untuk saudara-saudara terdampak banjir di Sumatra,” ujarnya.

Acara Penggalangan Dana Bertema Sastra

Kegiatan “Malam Sastra Sumatra Luka” (MSSL) berlangsung selama dua jam, Sabtu (6/12/2025) di Suratan Coffee Rumahitam, Sekupang, Batam. Acara ini dihadiri puluhan jurnalis dan seniman yang membacakan puisi dan karya sastra sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan.

Sehari setelah acara, panitia menghitung total donasi sejumlah Rp 9.075.000. Dana tersebut langsung diserahkan kepada Baznas Kota Batam pada Senin (8/12/2025) sore.

“Alhamdulillah, donasi sebesar Rp 9.075.000 sudah kami serahkan ke Baznas Batam untuk didistribusikan ke wilayah terdampak melalui tim kemanusiaan yang sudah bekerja di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat,” ujar Saibansah Dardani, Ketua PWI Provinsi Kepri. (dr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *