Bisnis  

Tanpa Tunggu Lama, TelkomGroup Pasang WiFi Gratis di Huntara Korban Banjir Aceh

Tanpa Tunggu Lama, TelkomGroup Pasang WiFi Gratis di Huntara Korban Banjir Aceh
Direktur Utama PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) Dian Siswarini (paling kiri) saat meninjau progress pemulihan layanan TelkomGroup di Aceh pada Kamis (1/1). (dok telkom)

Aceh Tamiang, Nagoyapos – Mengawali tahun 2026 dengan aksi nyata, Presiden Republik Indonesia bersama jajaran Manajemen Danantara dan pimpinan BUMN meninjau langsung Hunian Danantara (Huntara) bagi masyarakat terdampak banjir di Aceh Tamiang, Kamis (1/1/2026). Kunjungan ini menjadi simbol kuat kehadiran negara dalam mempercepat pemulihan pascabencana melalui kolaborasi lintas sektor.

Turut hadir dalam peninjauan tersebut Direktur Utama PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, Dian Siswarini, bersama jajaran TelkomGroup, yang mengambil peran strategis dalam memastikan konektivitas telekomunikasi andal di kawasan Huntara.

Example 300x600
Tanpa Tunggu Lama, TelkomGroup Pasang WiFi Gratis di Huntara Korban Banjir Aceh
Direktur Utama Telkom Dian Siswarini (kanan) berjabat tangan dengan Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto (kiri) pada agenda Kunjungan Kerja ke Aceh Tamiang dalam rangka meninjau secara langsung Hunian Danantara (Huntara) yang diperuntukkan bagi masyarakat terdampak banjir pada Kamis (1/1). (Sumber: Rusman – Biro Pers Sekretariat Presiden).

Sebagai bagian dari Sinergi BUMN, TelkomGroup mendukung penuh inisiatif Pemerintah melalui Danantara dengan menghadirkan layanan jaringan telekomunikasi, termasuk WiFi gratis, agar masyarakat terdampak dapat segera menempati hunian sementara yang layak dan kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan aman dan nyaman.

“Program Hunian Danantara merupakan wujud kehadiran negara. Di dalamnya kami pastikan tersedia fasilitas pendukung, termasuk WiFi gratis, agar masyarakat tetap terhubung, memperoleh informasi, dan mempermudah koordinasi bantuan selama masa pemulihan,” ujar Kepala Badan Pengelola BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria.

Sejalan dengan itu, Dirut Telkom Dian Siswarini menegaskan komitmen TelkomGroup dalam mendukung percepatan pemulihan masyarakat terdampak bencana.

“Melalui sinergi Danantara dan BUMN, TelkomGroup berkomitmen menghadirkan konektivitas digital yang andal di kawasan Huntara. Kolaborasi lintas BUMN ini memungkinkan koordinasi lebih cepat dan manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat,” ujar Dian.

Target 15.000 Huntara, TelkomGroup Siapkan Infrastruktur Digital

Dalam tiga bulan ke depan, Pemerintah menargetkan 15.000 unit Huntara yang tersebar di tiga provinsi terdampak siap dihuni. TelkomGroup memastikan dukungan layanan telekomunikasi digital di seluruh kawasan Huntara agar masyarakat tetap dapat berkomunikasi, mengakses informasi, dan menjaga koneksi dengan keluarga selama masa pemulihan.

Pada tahap awal, TelkomGroup telah menyediakan 28 Access Point (AP) WiFi, terdiri dari 3 AP di area depan Huntara dan 25 AP di dalam kawasan hunian, dengan rasio 1 AP menjangkau 3 rumah.

Selain itu, TelkomGroup juga mengimplementasikan 1 Access Point WiFi Managed Service (WMS) berkapasitas 100 Mbps di Posko TelkomGroup Huntara. Ke depan, akan disiapkan total 63 AP WMS yang tersebar di seluruh area Huntara guna memastikan konektivitas yang merata dan stabil.

Untuk layanan seluler, Telkomsel memastikan kapasitas jaringan tetap optimal melalui dukungan BTS wilayah Karang Baru dan Aceh Tamiang, serta pengoperasian 1 Mobile BTS (Combat) yang ditempatkan langsung di area Huntara.

Tak hanya itu, TelkomGroup juga menyiagakan jaringan optik, sarana pendukung operasional, serta melibatkan relawan BUMN Peduli TelkomGroup untuk menjaga keberlangsungan layanan di kawasan tersebut.

Internet Satelit hingga Pemulihan Jaringan Capai 95 Persen

Sebagai tambahan, PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat) menghadirkan layanan internet berbasis satelit dengan teknologi terbaru. Melalui WiFi satelit ini, penghuni Huntara dapat langsung menikmati akses internet gratis tanpa batas.

Seiring fokus pemulihan pascabencana di Sumatra, khususnya Aceh, TelkomGroup mencatat progres pemulihan infrastruktur telekomunikasi mencapai 95 persen. Saat ini, seluruh 289 kecamatan di Aceh telah kembali on air, dengan pemulihan lanjutan difokuskan di wilayah Blangkejeren dan Takengon.

Sementara itu, layanan telekomunikasi di wilayah terdampak bencana di Sumatra Barat dan Sumatra Utara telah kembali beroperasi normal.

Keberhasilan ini didukung oleh pengerahan 18 site satelit, 57 rectifier system BTS, 768 unit genset standby dan mobile, serta 776 paket baterai guna menjaga keberlangsungan layanan di wilayah terdampak.

Bantuan TelkomGroup Tembus Rp122,6 Miliar

Tak hanya pemulihan jaringan, TelkomGroup juga aktif menyalurkan bantuan kemanusiaan, termasuk penyediaan ruang aman bagi anak-anak untuk trauma healing, layanan kesehatan, dapur umum, paket logistik, serta kompensasi layanan bagi pelanggan.

Hingga Kamis (1/1/2026), total bantuan TelkomGroup bagi masyarakat terdampak bencana di berbagai wilayah Sumatra telah mencapai Rp122,6 miliar.

“Sejak awal bencana, pemulihan layanan telekomunikasi menjadi prioritas kami. Melalui percepatan pemulihan jaringan, dukungan satelit, posko internet gratis, serta bantuan kemanusiaan dan kompensasi pelanggan, kami berharap masyarakat dapat bangkit lebih cepat dan menjalani masa pemulihan dengan lebih baik,” tutup Dian Siswarini. (dr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *