<

Gelombang Besar Hantam Kapal Nelayan, TNI AL Lakukan Evakuasi Darurat di Selat Berhala Kepri

Gelombang Besar Hantam Kapal Nelayan, TNI AL Lakukan Evakuasi Darurat di Selat Berhala Kepri
Lanal Palembang berhasil mengevakuasi nelayan yang alami kecelakan laut di perairan Selat Berhala Kepri-Jambi, Jumat (9/1/2026) (dok lanal palembang)

Kepri, Nagoyapos — Tim dari Pangkalan TNI AL (Lanal) Palembang bergerak cepat melakukan aksi tanggap darurat untuk mengevakuasi korban kecelakaan laut yang menimpa kapal pompong nelayan di perairan Selat Berhala, kawasan perbatasan Singkep, Kepulauan Riau, dan Jambi, Jumat (9/1/2026) pagi.

Insiden terjadi akibat cuaca buruk dan gelombang besar yang menghantam kapal nelayan asal Nipah Panjang, hingga menyebabkan kapal berada dalam kondisi darurat di tengah laut.

Menerima laporan kejadian tersebut, Lanal Palembang langsung mengerahkan tim rescue bekerja sama dengan Petrocina, menggunakan crew boat CB MML 01 menuju titik koordinat kejadian.

Meski kondisi cuaca masih memburuk, proses pencarian dan penyelamatan (SAR) berlangsung intensif. Berkat kesigapan tim di lapangan, empat orang korban berhasil dievakuasi.

Hasil identifikasi menunjukkan tiga nelayan berhasil diselamatkan dalam kondisi selamat, sementara satu korban ditemukan meninggal dunia. Seluruh korban kemudian dievakuasi ke darat untuk mendapatkan penanganan medis serta proses lanjutan sesuai prosedur.

Apresiasi Kodaeral III

Komandan Komando Daerah Angkatan Laut III (Kodaeral III), Laksamana Muda TNI Uki Prasetia, memberikan apresiasi atas kesigapan prajurit TNI AL dalam operasi kemanusiaan tersebut.

“Kegiatan ini merupakan wujud nyata peran jajaran Kodaeral III dalam memberikan perlindungan dan bantuan kemanusiaan, khususnya kepada para nelayan yang mencari nafkah di laut. Prajurit TNI AL siap hadir dan responsif menjaga keselamatan pelayaran serta keamanan laut di wilayah kerja kami,” tegas Dankodaeral III.

Operasi SAR ini sekaligus menjadi implementasi program prioritas Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, yang menekankan kesiapsiagaan seluruh jajaran TNI AL dalam membantu masyarakat, khususnya di wilayah perairan rawan cuaca ekstrem.

Aksi cepat TNI AL ini diharapkan mampu meminimalkan risiko kecelakaan laut serta meningkatkan rasa aman bagi nelayan yang menggantungkan hidupnya di laut. (r)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *