Batam, Nagoyapos – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Batam untuk membangun daerah yang berbasis aspirasi masyarakat saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Buliang, Kecamatan Batu Aji, Selasa (20/1/2026).
Kehadiran Sekda Batam dalam kegiatan tersebut sekaligus mewakili Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra, sebagai bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.
Musrenbang Kelurahan Buliang menjadi forum strategis bagi pemerintah dan warga untuk menyampaikan gagasan serta kebutuhan pembangunan yang dinilai mendesak dan berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan DPRD Kota Batam, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Camat Batu Aji, Lurah Buliang, perangkat daerah terkait, tokoh masyarakat, RT/RW, serta warga setempat.
Dalam sambutannya, Firmansyah menyampaikan pesan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam bahwa pemerintah hadir sebagai pelayan masyarakat, bukan sekadar pengambil kebijakan.
“Pemerintah tidak berdiri di atas masyarakat, melainkan berjalan bersama dan melayani. Setiap masukan yang disampaikan hari ini akan menjadi pijakan dalam merumuskan pembangunan Kota Batam yang lebih baik dan berkelanjutan,” ujar Firmansyah.
Ia juga menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam menyampaikan usulan yang terarah, realistis, dan sesuai kondisi lapangan. Pemerintah Kota Batam, kata dia, berkomitmen menindaklanjuti setiap aspirasi secara transparan dan bertanggung jawab, dengan tetap memperhatikan skala prioritas dan kemampuan keuangan daerah.
Dalam forum Musrenbang tersebut, warga menyampaikan beragam usulan, mulai dari peningkatan infrastruktur lingkungan, penyediaan fasilitas umum, penguatan pelayanan dasar, hingga program pemberdayaan masyarakat. Seluruh aspirasi akan dihimpun dan dikaji untuk diselaraskan dengan arah kebijakan pembangunan Kota Batam.
Melalui Musrenbang Kelurahan Buliang, Pemerintah Kota Batam berharap terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah dan masyarakat, guna mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkeadilan, dan berorientasi pada kesejahteraan warga. (r)


















