Batam, Nagoyapos.com – Kabar kurang menggembirakan bagi pengguna BBM nonsubsidi. PT Pertamina (Persero) resmi menaikkan harga sejumlah produk BBM mulai 1 Maret 2026. Kenaikan terjadi pada Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite hingga Pertamina Dex di seluruh Indonesia.
Berdasarkan pengumuman resmi, penyesuaian ini dilakukan untuk mengimplementasikan Keputusan Menteri ESDM Nomor 245.K/MG.01/MEM.M/2022 tentang formula harga dasar BBM umum.
Pertamax Cs Kompak Naik
Di wilayah DKI Jakarta, harga Pertamax kini menjadi Rp12.300 per liter, naik Rp500 dari sebelumnya Rp11.800.
Pertamax Turbo naik Rp400 menjadi Rp13.100 per liter.
Pertamax Green 95 ikut terkerek Rp450 menjadi Rp12.900 per liter.
Sementara itu, Dexlite melonjak Rp950 menjadi Rp14.200 per liter dan Pertamina Dex naik Rp1.000 menjadi Rp14.500 per liter.
Adapun harga Pertamax di Pertashop juga naik Rp500 menjadi Rp12.200 per liter.
Pertalite & Biosolar Tetap
Di tengah kenaikan tersebut, harga BBM subsidi tidak berubah. Pertalite tetap Rp10.000 per liter dan Biosolar masih Rp6.800 per liter.
Harga BBM di Kepri & FTZ Batam
Untuk wilayah Kepulauan Riau, harga Pertamax dibanderol Rp12.900 per liter.
Namun di kawasan Free Trade Zone (FTZ) Batam, harga lebih rendah:
* Pertamax: Rp11.750
* Pertamax Turbo: Rp12.400
* Dexlite: Rp13.450
* Pertamina Dex: Rp13.800
Perbedaan harga ini disebabkan kebijakan khusus kawasan perdagangan bebas.
Daftar Singkat Harga BBM di Sejumlah Provinsi
* Aceh & Sumut: Pertamax Rp12.600
* Sumbar & Riau: Pertamax Rp12.900
* DKI Jakarta: Pertamax Rp12.300
* FTZ Sabang: Pertamax Rp11.550
Masyarakat dapat mengecek rincian lengkap harga BBM terbaru melalui situs resmi Pertamina atau aplikasi MyPertamina.
Kenaikan harga BBM nonsubsidi ini diperkirakan berdampak pada biaya transportasi dan distribusi barang. Meski demikian, pemerintah memastikan harga BBM subsidi tetap dijaga agar daya beli masyarakat tetap terlindungi.
Sudah cek harga BBM di kota Anda hari ini? (dr)














