<

Diskon Tiket Picu Lonjakan Penumpang, Transportasi Laut Kian Jadi Andalan Pemudik

Penumpang memadati kapal PT PELNI (Persero) saat periode Angkutan Lebaran 2026. Program diskon tiket 30 persen yang digulirkan pemerintah disambut antusias, dengan ratusan ribu pemudik terlayani hingga kuota habis lebih cepat dari jadwal.

Batam-(NagoyaPos.Com) – Program diskon tiket kapal laut sebesar 30 persen yang dijalankan PT PELNI (Persero) tak hanya meringankan biaya perjalanan, tetapi juga mempertegas posisi transportasi laut sebagai tulang punggung mobilitas masyarakat di wilayah kepulauan.

Tingginya minat masyarakat terlihat dari cepatnya kuota program yang habis sebelum jadwal. Sejak dibuka pada 11 Februari 2026 untuk keberangkatan periode 11 Maret hingga 5 April 2026, program ini berhasil melayani 467.662 penumpang atau mencapai 105 persen dari target awal 445.534 penumpang.

Direktur Utama PELNI, Tri Andayani, mengatakan lonjakan ini menunjukkan bahwa kapal laut masih menjadi pilihan utama, terutama untuk rute-rute pendek antar pulau.

“Kuota yang habis lebih cepat menunjukkan program ini benar-benar membantu masyarakat untuk mudik dengan biaya lebih terjangkau,” ujarnya, Selasa (7/4).

Secara keseluruhan, penjualan tiket PELNI selama periode Angkutan Lebaran juga mengalami peningkatan. Hingga 4 April 2026, total tiket yang terjual mencapai 487.905 atau naik 101,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Kondisi ini menegaskan pentingnya transportasi laut dalam mendukung konektivitas nasional, khususnya di daerah kepulauan seperti Kepulauan Riau.

Menurut Tri, keberhasilan program ini tidak lepas dari dukungan pemerintah, terutama Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, yang mendorong kebijakan transportasi terjangkau bagi masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat dan pemerintah. Kolaborasi ini menjadi kunci menghadirkan layanan transportasi laut yang terjangkau dan merata,” tambahnya.

Meski program diskon telah berakhir lebih cepat pada 3 April 2026, PELNI memastikan layanan tetap berjalan optimal hingga penutupan Angkutan Lebaran pada 6 April 2026.

Perusahaan juga menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keselamatan, kenyamanan, dan kualitas pelayanan bagi seluruh penumpang, termasuk pada periode pasca-Lebaran. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *