Batam-(NagoyaPos.Com) – Masyarakat Kota Batam diimbau untuk lebih cermat dalam menerima informasi terkait penyelenggaraan ibadah haji. Pasalnya, nama Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Batam, Syahbudi, diduga dicatut oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk melancarkan aksi penipuan.
Hal tersebut tertuang dalam pengumuman resmi bernomor PENG-472/Kk.06.03/PL.2/2026 tertanggal 8 April 2026 yang dikeluarkan Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Batam.
Dalam pengumuman itu dijelaskan, pelaku menggunakan berbagai modus, mulai dari meminta data pribadi masyarakat, menawarkan pengurusan haji dan umrah, hingga menjanjikan keberangkatan haji di luar kuota resmi pemerintah.
Syahbudi menegaskan bahwa seluruh proses penyelenggaraan ibadah haji hanya dapat dilakukan melalui mekanisme resmi yang telah ditetapkan pemerintah, dan tidak ada jalur instan di luar prosedur tersebut.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap pihak yang mengatasnamakan pejabat atau instansi kami. Saat ini ada oknum yang mencatut nama kami untuk meminta data pribadi hingga menjanjikan keberangkatan haji,” ujarnya, Kamis (9/4).
Ia juga menekankan pentingnya verifikasi setiap informasi yang diterima, terutama yang berkaitan dengan keberangkatan haji maupun permintaan sejumlah uang.
Menurutnya, masyarakat harus memastikan bahwa setiap informasi berasal dari sumber resmi dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Tidak ada pihak mana pun yang bisa menjanjikan keberangkatan haji di luar kuota resmi. Semua harus melalui prosedur yang sudah ditetapkan pemerintah,” tegasnya.
Selain itu, masyarakat diminta untuk tidak memberikan data pribadi serta tidak melakukan transaksi apa pun kepada pihak yang tidak jelas identitasnya, baik melalui telepon, WhatsApp, maupun media sosial.
Jika menerima informasi mencurigakan, warga diimbau segera melakukan konfirmasi langsung ke kantor resmi Kementerian Haji dan Umrah Kota Batam.
Melalui imbauan ini, pihak Kemenag berharap masyarakat semakin waspada dan tidak menjadi korban penipuan yang merugikan, khususnya menjelang musim haji. (*)














