Batam-(NagoyaPos.Com) – Aksi balap liar dan penggunaan knalpot bising menjadi sasaran patroli gabungan Polda Kepri dan Polresta Barelang di sejumlah ruas jalan Kota Batam, Jumat (23/10) malam hingga Sabtu (24/10) dini hari.
Patroli Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) skala besar itu juga menyasar pencegahan tindak kriminalitas, terutama pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
Kegiatan diawali dengan apel gabungan pukul 23.00 WIB yang dipimpin Direktur Polairud Polda Kepri Kombes Pol Mohamad Santoso. Setengah jam kemudian, personel bergerak melaksanakan patroli di wilayah hukum Polresta Barelang.
Pengawasan kemudian difokuskan pada antisipasi balap liar, khususnya yang melibatkan sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai standar. Apel khusus untuk kegiatan tersebut dipimpin Kabag Ops Polresta Barelang Kompol Arbi Guna Bimantara pada pukul 00.15 WIB.
Personel juga melakukan patroli dan penjagaan di sejumlah persimpangan jalan arteri. Langkah ini ditujukan untuk mencegah aksi kebut-kebutan di jalan umum, menekan pelanggaran lalu lintas, serta mengurangi risiko kecelakaan yang dapat membahayakan pengguna jalan lain.
Kanit Kamsel Satlantas Polresta Barelang Iptu Zia Ul Hak memimpin pelaksanaan patroli dan kegiatan stasioner tersebut hingga berakhirnya rangkaian kegiatan.
Patroli gabungan ini menjadi upaya kepolisian merespons potensi gangguan keamanan dan keluhan masyarakat mengenai kebisingan knalpot kendaraan. Selain penegakan ketertiban lalu lintas, kehadiran personel juga diarahkan untuk mencegah peluang terjadinya tindak kriminalitas pada malam hingga dini hari.
Setelah kegiatan selesai, personel mengikuti apel konsolidasi pada pukul 02.00 WIB. Kepolisian menyatakan seluruh rangkaian patroli berlangsung aman dan lancar.
Polresta Barelang mengimbau pengendara tidak melakukan balap liar, menggunakan knalpot sesuai ketentuan, serta mematuhi aturan lalu lintas. Masyarakat yang mengetahui tindak kriminalitas atau membutuhkan bantuan polisi dapat menghubungi layanan 110. (*)
Reporter : RY














