Batam, Nagoyapos – Warga yang melintas di kawasan Dam Duriangkang atau jalur Piayu–Punggur, Kota Batam, dikejutkan oleh kemunculan seekor buaya berukuran besar, Selasa (4/11/2025) malam. Hewan buas tersebut terlihat merayap dari arah laut menuju daratan, membuat warga panik dan ramai mengabadikan momen tersebut.
Kepala Resort BKSDA Mukakuning Rempang Batam, Yon Romby Sihotang, membenarkan bahwa buaya tersebut berhasil ditangkap oleh petugas Damkar dan telah diserahkan ke pihaknya.
“Buayanya diserahkan ke kita. Kalau dilepas ke alam liar cukup riskan, jadi kami minta bantuan dari lembaga konservasi untuk penanganannya,” ujarnya, Rabu (5/11).
Menurut Yon, buaya sepanjang 2,5 meter dengan berat sekitar 70 kilogram itu diduga berasal dari Dam Duriangkang, yang memang terhubung langsung ke laut dan kawasan hutan bakau.
“Sudah sering juga terlihat di situ, dan dari dulu sudah ada imbauan agar warga tetap waspada terhadap buaya di kawasan tersebut,” katanya.
BKSDA memastikan buaya tersebut kini berstatus satwa negara dan akan dititipkan ke lembaga konservasi atau taman safari untuk perawatan lebih lanjut.
“Statusnya tetap satwa negara, cuma kita titipkan. Mungkin nanti akan dibawa ke taman safari,” tambah Yon.
Sementara itu, Kapolsek Sei Beduk, Iptu Alex Yasral, memastikan kondisi di sekitar Dam Duriangkang kini sudah aman dan dapat kembali dilalui warga.
“Buayanya sudah ditangkap dan situasi aman. Masyarakat bisa beraktivitas seperti biasa,” ujarnya.
Meski demikian, pihak kepolisian tetap mengimbau agar masyarakat tidak lengah dan segera melapor jika kembali melihat kemunculan buaya di area tersebut.
“Memang jalur itu ramai digunakan warga. Jadi kalau ada tanda-tanda kemunculan lagi, segera lapor. Kita sama-sama waspada,” pungkasnya.














