Batam-(NagoyaPos.Com) – Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin memimpin langsung penandatanganan pakta integritas dan pengambilan sumpah penerimaan terpadu anggota Polri Tahun Anggaran 2026 di Aula Wicaksana Laghawa, Polresta Barelang, Selasa (31/3).
Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memastikan proses rekrutmen anggota Polri berjalan secara bersih, transparan, akuntabel, dan humanis.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda Kepri Brigjen Pol. Anom Wibowo serta Kapolresta Barelang Kombes Pol. Anggoro Wicaksono, bersama pejabat utama Polda Kepri dan unsur pengawas eksternal.
Selain dari internal Polri, kegiatan ini juga melibatkan berbagai instansi eksternal, di antaranya Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, Dispora Kepri, KONI Kepri, Kanwil Kemenag Kepri, Disdukcapil Kota Batam, IDI Cabang Batam, serta unsur psikologi dan masyarakat.
Keterlibatan lintas sektor ini bertujuan memperkuat pengawasan agar proses seleksi berjalan objektif dan bebas dari praktik penyimpangan.
Sebanyak 202 peserta mengikuti kegiatan tersebut dengan tertib. Rangkaian acara dimulai dari pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, hingga prosesi inti berupa pengambilan sumpah dan penandatanganan pakta integritas.
Dalam arahannya, Kapolda Kepri menegaskan pentingnya menjaga integritas dan profesionalisme dalam setiap tahapan seleksi.
“Penerimaan anggota Polri harus dilaksanakan secara bersih dengan berlandaskan prinsip BETAH, yakni Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis, sehingga menghasilkan personel yang berkualitas dan berintegritas,” tegasnya.
Kegiatan ditutup dengan menyanyikan lagu Bagimu Negeri sebagai bentuk penguatan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar dan penuh makna sebagai wujud komitmen bersama dalam mewujudkan rekrutmen Polri yang kredibel.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pihak dapat menjalankan tugas secara profesional dan menjunjung tinggi nilai kejujuran, sehingga mampu melahirkan generasi anggota Polri yang siap menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. (*)
Reporter : RY














